Ilustrasi Bunda Maria dan Bayi Yesus (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Agama Kristen sudah ada sejak lama dan memiliki banyak sekali umat di sepenjuru dunia. Akibatnya, kita dapat menemukan berbagai orang dengan kekreatifan mereka untuk menciptakan lagu-lagu dari banyak sekali bahasa.
Tidak hanya bahasa, tapi juga kisah, gaya, dan tema yang berbeda-beda pula. Bahkan terkadang dapat membahas topik-topik yang tidak awam pula.
Contohnya, pada tahun 1984, Mark Lowry menulis lirik yang kemudian dimusikalisasikan oleh Buddy Greene pada tahun 1991.
Sejarah
Dilansir dari Dogwood Journal, Mark Lowry awalnya adalah seorang komedian dan penghibur sejak muda, serta seorang Kristen yang taat.
Pada tahun 1984, pastor dari gerejanya di Houston, Texas, meminta Lowry untuk menuliskan lagu untuk menjembatani lagu-lagu Natal lainnya. Untuk proyek ini, Mark mulai mengimajinasikan dirinya berada di posisi Bunda Maria, ibu dari Yesus.
Mark mengambil gaya lirik dimana seakan-akan ia mewawancarai Bunda Maria. Maka dari itu, terdapat lirik-lirik yang terdengar seperti pertanyaan. Dengan begitu, lahirlah "Mary Did You Know?" sebagai puisi yang sangat indah.
Mark membagi-bagikan liriknya ini ke berbagai penulis lagu karena ia kesulitan untuk mengubah puisinya tersebut menjadi lagu.
Pada tahun 1988, Mark bergabung ke Gaither Vocal Band, sebuah grup penyanyi gospel dari berbagai negara dan pernah memenangkan Penghargaan Grammy.
Dua tahun setelah Mark bergabung, Buddy Greene, seorang musisi dan penulis lagu berbakat, juga bergabung. Lalu Mark memberi tahu Buddy tentang puisinya.
Buddy berhasil menciptakan lagu tersebut dan membagikan demo lagunya ke teman-teman penyanyi mereka lainnya. Kemudian teman-teman mereka juga ikut merekam suara mereka menyanyikan lagu tersebut dengan gaya mereka. Setelah itu, lagu ini makin dikenal dan dinyanyikan oleh banyak orang dan paduan suara.
Dilansir dari Anglican Compass, dalam lagu ini kita bertanya kepada Bunda Maria berkali-kali tentang Anaknya itu. Namun setiap pertanyaan tidak meminta jawaban langsung, tapi mengajak kita ikut merenung.
Mengenal Mark Lowry
Dilansir dari Bible Study Tools, sebelum Mark menjadi terkenal karena lagunya ini, ia adalah seorang penghibur asal Houston, Texas, Amerika Serikat.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
