Cuplikan dari film Oldboy (Dok. IMDb)
JawaPos.com - Oldboy adalah film drama misteri thriller Korea Selatan tahun 2003 yang disutradarai oleh Park Chan-wook dan diproduseri oleh Lim Seung-yong.
Film ini dikenal berkat gaya visual yang kuat dan narasi penuh teka-teki yang menegangkan penonton sejak menit pertama. Durasi 120 menit memberi ruang bagi pengembangan karakter dan alur yang berlapis. Kualitas penyutradaraan Park Chan-wook mengokohkan Oldboy sebagai salah satu mahakarya perfilman Asia.
Naskah Oldboy ditulis oleh Park Chan-wook bersama Hwang Jo-yun dan Lim Jun-hyung, berdasarkan buku komik manga Jepang Old Boy karya Marley Carib dan Nobuaki Minegishi.
Adaptasi ini berhasil menangkap nuansa gelap dan tema balas dendam dari komik aslinya. Proses penulisan skenario memperhatikan detail psikologi tokoh utama untuk menambah ketegangan. Kesetiaan pada unsur cerita manga membuat film ini terasa orisinal dan memukau.
Film ini dibintangi oleh Choi Min-sik sebagai Oh Dae-su, Yoo Ji-tae sebagai antagonis utama, dan Kang Hye-jung sebagai Mi Do, seorang pelayan sushi yang muncul di tengah pencarian kebenaran Oh Dae-su.
Chemistry antara Min-sik dan Ji-tae memunculkan ketegangan yang mendalam. Penampilan Kang Hye-jung menambah dimensi emosional pada cerita. Ketiganya membawa karakter masing-masing hidup di layar.
Oldboy merupakan bagian kedua dari The Vengeance Trilogy setelah Sympathy for Mr. Vengeance (2002) dan sebelum Lady Vengeance (2005). Meskipun temanya serupa setiap film berdiri sendiri tanpa keterkaitan plot.
Trilogy ini mengeksplorasi motif dendam dari sisi psikologis yang intens. Park Chan-wook sukses membangun narasi berbeda di setiap judul.
Film ini dirilis di Korea Selatan pada 21 November 2003 dengan distributor Show East dan diputar pertama kali di bioskop domestik pada tahun yang sama. Penayangan awal mendapat respons positif dari kritikus mancanegara. Melalui rangkaian festival film, Oldboy mulai dikenal luas di kalangan pecinta perfilman. Reputasi kritis terbukti melalui beragam penghargaan yang diterimanya.
Pada tahun 1988, Oh Dae-su ditangkap karena mabuk dan melewatkan ulang tahun putrinya yang keempat. Temannya, Joo-hwan, menjemputnya dari kantor polisi dan mereka mengobrol melalui telepon umum sebelum Dae-su tiba-tiba diculik oleh sosok misterius dan bangun di sebuah kamar hotel tertutup.
Ia tidak mengetahui siapa yang menculiknya dan untuk apa. Makanan dikirim melalui lubang pintu, menambah suasana terisolasi. Di dalam ruangan penahanan itu, Oh Dae-su hanya bisa menonton televisi sebagai hiburan dan satu-satunya sumber informasi.
Melalui siaran berita, ia mengetahui bahwa ia telah menjadi buronan setelah dituduh membunuh istrinya sendiri, sementara keberadaan putrinya menjadi tanda tanya besar dalam hidupnya.
Informasi sepihak di televisi memicu kegelisahan dan kemarahan Oh Dae-su. Ia bertekad menguak misteri di balik pembunuhan dan penculikannya.
Tuduhan palsu itu menimbulkan tekad balas dendam yang membara dalam diri Oh Dae-su. Tanpa peduli risiko, ia mulai merencanakan pelarian demi mencari keadilan dan jawaban dari penderitaannya.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
