Avatar Fire and Ash. (Instagram @avatar)
JawaPos.com – Film Avatar: Fire and Ash yang digarap James Cameron menghadirkan ancaman baru bagi keluarga Sully.
Kehadiran para villain lama dan pendatang baru memperkuat konflik yang melibatkan RDA, klan Ash People, serta individu yang menyimpan dendam pribadi.
Trailer terbaru menegaskan bahwa peperangan di udara, darat, dan laut akan menjadi klimaks dari kisah epik ini.
Berikut adalah 5 tokoh antagonis yang menonjol dalam film ketiga waralaba Avatar, seperti dilansir dari laman Screen Rant pada Senin (8/9).
Varang, pemimpin Ash People yang diperankan Oona Chaplin, menjadi wajah baru antagonis dalam Fire and Ash. Karakter ini membawa konflik internal di antara kaum Na’vi dengan sikapnya yang dianggap berkhianat pada sesama spesies.
Kehadiran Varang menandai tantangan baru karena tidak hanya RDA yang menjadi musuh keluarga Sully. Sosoknya diisyaratkan akan memicu perpecahan besar yang menambah ketegangan dalam alur cerita.
Quaritch, yang diperankan Stephen Lang, sekali lagi hadir sebagai sosok antagonis utama. Meski gagal mengalahkan Jake Sully pada film sebelumnya, ia kembali dengan tekad yang semakin kuat.
Quaritch tidak hanya membawa ancaman fisik, tetapi juga strategi militer yang lebih terorganisasi. Hal ini menjadikannya tetap sebagai lawan terkuat keluarga Sully dalam peperangan mendatang.
Mick Scoresby, yang kehilangan lengannya akibat Payakan, kini kembali dengan lengan prostetik berteknologi tinggi. Berbeda dari sebelumnya, ia tidak lagi termotivasi oleh keuntungan, melainkan oleh dendam pribadi.
Fokus balas dendamnya tertuju pada Payakan, yang kini menjadi sekutu keluarga Sully. Kehadirannya menambah dimensi konflik laut yang lebih intens di Pandora.
Resource Development Administration (RDA) tetap menjadi kekuatan kolonial utama yang mengancam Pandora. Setelah kegagalan di film kedua, mereka hadir kembali dengan armada baru, termasuk Kapal Pabrik raksasa.
RDA tidak hanya menargetkan sumber daya alam, tetapi juga memanfaatkan konflik internal Na’vi. Kehadiran mereka memperkuat bahwa perang di Pandora bukan hanya antarpribadi, tetapi juga antarperadaban.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
