Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 September 2025 | 13.50 WIB

Episode 9 The Summer I Turned Pretty Season 3 Ungkap 5 Hal Usai Pembatalan Pernikahan Jeremiah dan Belly

The Summer I Turned Pretty Season 3. (Instagram @primevideo)

JawaPos.com – Episode 9 season ketiga The Summer I Turned Pretty berjudul Last Call menjadi titik balik penting setelah pembatalan pernikahan Belly dan Jeremiah.

Kisah ini menyoroti luka emosional para tokohnya, khususnya Belly, Jeremiah, dan Conrad. Dengan hanya tersisa dua episode, seri ini mulai menyiapkan panggung bagi kemungkinan akhir yang romantis sekaligus penuh penyesalan.

Berikut lima dampak titik balik cerita pada episode 9 The Summer I Turned Pretty Season 3 usai pembatalan pernikahan Belly dan Jeremiah, seperti dilansir dari laman Screen Rant pada Kamis (4/9).

  1. Dampak Pembatalan Pernikahan

Episode ini menjadi pembuka babak baru setelah Belly dan Jeremiah resmi membatalkan pernikahan mereka. Drama emosional di beberapa episode sebelumnya kini berganti dengan jeda reflektif. Jeremiah digambarkan masih terluka, sementara Conrad dihantui rasa bersalah. Belly mencoba mencari perspektif baru atas hidup dan cintanya.

  1. Perjalanan Belly di Paris

Kehadiran Belly di Paris menghadirkan simbol kebebasan sekaligus kekacauan. Ia harus menghadapi kecurian tas dan mengejar barang berharganya dengan cara tak terduga. Meski tampak konyol, pengalaman itu menegaskan kemandiriannya. Untuk pertama kalinya, Belly merasa kekacauan yang dihadapinya adalah miliknya sendiri, bukan orang lain.

  1. Luka Jeremiah dan Conrad

Pertemuan Conrad dan Jeremiah kembali memunculkan ketegangan mendalam. Jeremiah menunjukkan amarah bercampur kebencian yang nyata, sementara Conrad hanya bisa menanggung rasa bersalahnya. Akting Gavin Casalegno dan Christopher Briney memperkuat ketegangan emosional ini. Reuni mereka mencerminkan luka lama yang belum sembuh dan masih membayangi Belly.

  1. Fokus Pada Perasaan Jeremiah

Meskipun konflik cinta menjadi pusat cerita, episode ini memberi terlalu banyak ruang pada Jeremiah. Sosoknya yang mabuk dan terus dipuja oleh orang-orang di sekitarnya terasa melelahkan. Penonton dibuat frustrasi karena semua kesalahannya seakan diabaikan. Namun, hal ini sekaligus menegaskan bahwa Jeremiah masih menjadi penghalang besar bagi kebahagiaan Belly dan Conrad.

  1. Sisa 2 Episode sebagai Penentu

Kini cerita tersisa dua episode untuk menutup perjalanan Belly, Conrad, dan Jeremiah. Penulis mencoba memberi ruang jeda agar karakter tidak terjebak dalam siklus cinta segitiga tanpa henti. Namun, pertanyaan besar tetap menggantung: apakah Belly benar-benar masih menyimpan perasaan untuk Conrad? Akhir yang romantis sekaligus memuaskan masih menjadi tanda tanya besar.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore