Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Agustus 2025 | 04.26 WIB

Surat untuk Presiden, Film Si Anak Desa Penuh Mimpi

Gala Premier film Surat untuk Presiden di Jakarta, Minggu (24/8). (Dok. TVRI) - Image

Gala Premier film Surat untuk Presiden di Jakarta, Minggu (24/8). (Dok. TVRI)

JawaPos.com - Brian merupakan seorang siswa sekolah dasar (SD) yang tinggal di sebuah desa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Berasal dari keluarga sederhana, Brian dikenal cerdas, memiliki rasa keingintahuan, dan mimpi yang besar.

Bersama ayahnya yang merupakan buruh angkut dan ibu seorang asisten rumah tangga, hidupnya serba pas-pasan. Seringkali, untuk makan sehari-hari saja tidak cukup menghidupi satu keluarga kecil ini.

Hingga suatu hari, kabar soal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sampai ke telinga Brian. Program yang dicetuskan Presiden Prabowo Subianto ini membawa harapan baru bagi Brian dan ia berharap program itu segera sampai di sekolahnya.

Dengan harapan program ini dapat meringankan beban orang tuanya, akhirnya MBG sampai ke sekolah Brian. Bahagia hingga rasa syukur memenuhi isi hati dan pikiran Brian, terlebih program ini datang ke sekolahnya disaat kondisi keluarganya yang semakin memburuk.

Pasalnya, ayah Brian tergoda dengan tawaran kerja ke Malaysia dan ibunya sering mengorbankan makan demi dirinya, hingga beberapa kali ia membungkus sebagian makanan tersebut untuk dibawa pulang. Lebih parahnya, tidak sedikit Brian melihat sahabatnya yang putus sekolah karena persoalan biaya.

Atas rasa syukur itu, Brian memutuskan untuk mengirim surat kepada Presiden Prabowo sebagai ungkapan terima kasih. Surat yang ditulis belum selesai, namun dalam do’a yang ia lantunkan, Brian memohon agar Program MBG terus berlanjut.

Cerita tentang Brian merupakan film berjudul ‘Surat Untuk Presiden’ yang mengisahkan tentang harapan, keteguhan hati, dan cinta keluarga. Melalui film ini, sang sutradara, Iman Brotoseno, menyebut ingin membawa penonton menyelami keteguhan hati seorang anak dalam menghadapi kehidupan.

“Kisah Brian dan keluarganya menggambarkan realitas sederhana sekaligus penuh makna bahwa harapan dan mimpi bisa lahir dari desa terpencil, dan sampai ke pemimpin negeri,” kata Iman yang juga Direktur Utama TVRI tersebut di Jakarta, Minggu (24/8).

Film ini diluncurkan perdana pada 24 Agustus 2025 yang bertepatan dengan HUT ke-63 TVRI. Selain itu, film ini juga akan tayang di TVRI pada 31 Agustus 2025 pukul 17.00 WIB.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore