Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Juli 2025 | 17.11 WIB

Mawar de Jongh Usung Gaya Y2K dan Lagu Upbeat dalam MV Tinggal, OST Film Tinggal Meninggal

Lewat video musik Tinggal, Mawar de Jongh menyuguhkan sisi berbeda. Dengan gaya centil, ia hadir dalam balutan busana penuh warna. (YouTube Trinity Optima Production) - Image

Lewat video musik Tinggal, Mawar de Jongh menyuguhkan sisi berbeda. Dengan gaya centil, ia hadir dalam balutan busana penuh warna. (YouTube Trinity Optima Production)

JawaPos.com — Menjelang perilisan film Tinggal Meninggal, satu elemen menarik kembali hadir untuk memperkaya semesta ceritanya. Video musik bertajuk Tinggal resmi dirilis dan langsung mencuri perhatian, tidak hanya karena lirik dan aransemen lagunya yang unik, tapi juga penampilan tak terduga dari sang penyanyi, Mawar de Jongh. Membawakan lagu ini sebagai bagian dari original soundtrack, Mawar tampil dengan nuansa berbeda, ceria, centil, dan penuh warna, jauh dari kesan mellow yang biasa melekat pada dirinya.

Dalam video musik yang telah tayang di kanal YouTube Trinity Optima Production, Mawar tampil jauh dari kesan mellow yang selama ini melekat pada dirinya.

Lewat video musik Tinggal, Mawar menyuguhkan sisi berbeda. Dengan gaya centil, enerjik, dan playful, ia hadir dalam balutan busana Y2K yang penuh warna, dengan gaya rambut dan makeup yang mencolok. Menggambarkan karakter yang lebih ekspresif dan berani.

Dari sisi musikalitas, lagu ini pun menyimpan kejutan. Aransemen upbeat berpadu dengan lirik yang sarat penyesalan menciptakan ironi yang kuat. Lagu ini seperti menertawakan kepedihan dan dalam banyak cara, mencerminkan semangat filmnya yang juga menawarkan komedi dengan sentuhan getir.

Video musik Tinggal disutradarai langsung oleh Kristo Immanuel yang juga berada di balik film Tinggal Meninggal. Ia menerapkan pendekatan visual yang tidak biasa. Dengan menggunakan 16 jenis kamera yang berbeda, mulai dari handycam jadul hingga kamera modern. Eksperimen visual ini memberi nuansa retro yang kuat sekaligus mempertegas karakter video musik sebagai bagian dari semesta cerita filmnya.

Konsep visual yang nyentrik ini bukan semata-mata hiasan, tapi turut memperkuat pesan dalam lagu. Di tengah gaya yang ceria dan warna-warni, tersimpan kisah tentang kebohongan, penyesalan, dan ketakutan akan kehilangan. Ini adalah sisi lain dari Mawar, yang bukan hanya menyanyi, tapi juga menyampaikan emosi melalui visual dan ekspresi yang tak biasa.

Berbeda dari karya-karya Mawar sebelumnya yang identik dengan nuansa balada. Dalam lagu Tinggal, Mawar membawa warna baru dalam perjalanan bermusiknya. Lagu ini ditulis sebagai original soundtrack untuk film Tinggal Meninggal, dan berperan penting dalam menyampaikan konflik batin tokoh-tokohnya, terutama karakter Gema.

“Lagu ini tuh seolah mengajak kita jujur sama diri sendiri. Kadang kita baru sadar ketika semuanya sudah terlambat. Dan lewat gaya yang lebih fresh, aku pengen mengajak penonton untuk melihat rasa sesal itu bukan cuma sebagai kesedihan, tapi sebagai titik sadar,” ujar Mawar dalam keterangannya.

Dengan gaya penyampaian yang ringan namun emosional, video musik ini tak hanya menghibur, tapi juga memberi ruang refleksi bagi penontonnya. Bahkan, di bagian akhir video, terselip kejutan kecil yang membuat penonton semakin terhubung dengan narasi yang dibangun.

Video musik ini menjadi satu bagian penting dari semesta film Tinggal Meninggal, yang secara keseluruhan mengangkat tema seputar kehilangan, kesendirian, dan absurditas hidup, namun disampaikan dengan pendekatan humor dan sentuhan ironi.

Film Tinggal Meninggal (TingNing) dijadwalkan tayang di bioskop mulai 14 Agustus 2025. Dibintangi oleh sejumlah aktor papan atas Indonesia, film ini digarap oleh Kristo Immanuel bersama Jessica Tjiu sebagai ko-sutradara, serta diproduseri oleh Dipa Andika dan Ernest Prakasa.

Mengusung genre komedi getir, film ini menghadirkan narasi tentang keluarga, kehilangan, dan absurditas kehidupan dengan cara yang segar dan tidak biasa. Film Tinggal Meninggal tidak hanya menjanjikan tawa, tetapi juga menyentuh sisi emosional yang lebih dalam. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore