Jumpa pers PT DNA buntut kisruh batalnya konser Maher Zain pada Agustus 2024. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com-Konser Maher Zain yang seharusnya digelar di dua kota yaitu Jakarta dan Surabaya pada Agustus 2024 silam menyisakan masalah yang tidak sepele. Pasalnya, masalah tersebut kini bergulir di ranah hukum. Pihak yang satu memperkarakan pihak yang lain. Dan pihak yang lain juga memperkarakan yang lainnya lainnya lagi.
PT Digital Network Aestetik (DNA) yang menjadi tergugat atas kasus wanprestasi gugatan PT Skema kini justru mempermasalahkan Awakening Music, label musik internasional berbasis di Inggris yang menaungi Maher Zain. Bagi DNA, permasalahan ini terjadi akar permasalahannya ada pada manajemen Maher Zain tersebut.
DNA melalui kuasa hukumnya melayangkan surat somasi secara elektronik kepada Awakening Music guna mempertanyakan dibatalkannya (dengan tidak diberi jadwal) gelaran konser Maher Zain secara sepihak yang justru mengakibatkan kerugian materiil dan immateriil pada pihaknya.
Selain itu, DNA melalui surat somasinya juga mempertanyakan statusnya sebagai mitra strategis di Indonesia apakah akan diakhiri atau akan dilanjutkan ke depannya.
"Kami sudah somasi dan kami beri waktu selama 7 hari sejak pesan elektronik itu dikirimkan" kata Hamzah selaku kuasa hukum DNA dalam jumpa pers di bilangan Manggarai Jakarta Selatan, Selasa (1/7).
Dia memastikan apabila dalam 7 hari belum ada respons apa pun dari Awakening Music, pengacara DNA memastikan akan memasukkan gugatan ke pengadilan.
"Kalau dalam 7 hari tidak ada respons, akan diajukan gugatan ke PN Jakarta Pusat. Karena domisilinya di luar negeri, maka gugatan melalui PN Jakpus," papar Hamzah lebih lanjut.
CEO DNA Rina Novita di tempat yang sama mengatakan, pihaknya menjadi mitra strategis Awakening Music selama belasan tahun lamanya selama ini dipercaya untuk aktivitas Maher Zain di Indonesia. Mulai dari kegiatan kolaborasi, sinetron, hingga menggelar konser.
Namun entah apa yang terjadi, tiba-tiba pimpinan Awakening Music memutus semua akses komunikasi dengan DNA secara sepihak. Termasuk tidak diberikan jadwal untuk gelaran konser Maher Zain pada Agustus 2024 lalu.
"Posisi hukum kami dengan Awekening adalah mitra strategis. Maher Zain kemana-mana di Indonesia selalu bersama DNA," paparnya.
Rina menambahkan, pihaknya yang memperkenalkan sosok Maher Zain ke masyarakat Indonesia dari titik nol sejak tahun 2011 silam. Dari mulai kolaborasi musik dengan Fadly Padi hingga dibuatkan sinetron berjudul Insya Allah Ada Jalan bekerja sama dengan SCTV. (*)

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
