Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Juli 2018 | 22.05 WIB

DJ Winky Rocker Balik Kampung yang Ajak Anak Muda Jaga Kearifan Lokal

DJ Winky kembali ke dunia seni peran. Dia bermain dalam film Rocker Balik Kampung. - Image

DJ Winky kembali ke dunia seni peran. Dia bermain dalam film Rocker Balik Kampung.

JawaPos.com - Lama vakum di dunia seni peran, aktor sekaligus Disc Jockey (DJ) kondang Winky Wiryawan kembali dengan film terbarunya. Berbeda dengan peran sebelumnya, kali ini ia tampil sebagai seorang penyanyi Rock terkenal dalam film Rocker Balik Kampung.


Ditemui saat peluncuran film tersebut di Metropol XXI Jakarta Pusat, Senin (10/7) DJ Winky mengaku sangat puas dan bangga akhirnya kembali terjun ke layar lebar setelah 4 tahun vakum. Pada film besutan sutradara Ulli Rahman ini, dia berperan sebagai Joe Santani atau Joana seorang rocker ibu kota yang berasal dari keluarga terpandang dari kasepuhan Sinar Asih di Cisolok Jawa Barat.


"Film ini wajib ditonton terutama anak muda agar paham value tradisi dan budaya Indonesia terutama daerah Jawa Barat. Menurut gue asik banget, bisa meranin rocker yang punya kepedulian terhadap budaya leluhurnya di kasepuhan," ucapnya kepada JawaPos.com usai pemutaran perdana film Rocker Balik Kampung, Senin (10/7).


Selama proses syuting yang berlangsung di daerah Cisolok, Pelabuhan Ratu Jawa Barat, pria 39 tahun ini mangaku banyak mengenal budaya asli kasepuhan yang masih terjaga kelestariannya. Seperti tradisi memanen beras yang dilakukan setiap sekali seumur hidup dan penerangan yang masih menggunakan lilin atau tungku.


Lewat film ini, Winky juga ingin mengajak masyarakat untuk mengenal lebih jauh tentang budaya lokal yang menjadi cikal bakal terbentuknya bangsa Indonesia. Dia pun berharap melalui film ini anak muda mempunyai kepedulian untuk turut merawat kearifan lokal dengan cara mengunjungi kampung wisata yang ada di Jawa Barat dan daerah lain di Indonesia.


"Kalau menurut saya budaya tradisi ini wajib dipertahankan di tengah arus modernisasi. Gue pernah ke Lombok ada satu cottage semacam resort terus nyatu dengan hutan dan pantai. Tapi di sana cuma nyalain lampu 3 jam sehari. Itu pengalaman unik," tambahnya.


Kehadiran kampung kasepuhan ini menurutnya juga bisa mendongkrak sektor pariwisata lokal dan taraf ekonomi menjadi meningkat. Film ini pun akan tayang serentak di seluruh bioskop di tanah air pada 12 Juli 2018.

Editor: Novianti Setuningsih
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore