JawaPos.com - Girl group NJZ yang sebelumnya dikenal sebagai NewJeans, kembali mengeluarkan pernyataan terbaru untuk menyampaikan posisi mereka, terkait sengketa hukum yang sedang berlangsung melawan ADOR.
Sebelumnya pada bulan Januari 2025, ADOR mengajukan permintaan perintah pengadilan untuk menuntut pengakuan sebagai label manajemen NJZ.
ADOR juga meminta untuk melarang anggota NJZ, terlibat dalam aktivitas periklanan selama perselisihan hukum mereka.
Melalui akun @njz_pr pada tanggal 6 Maret 2025, NJZ merilis pernyataan resmi mereka seperti yang dikutip dari Allkpop.
"Halo, ini NJZ.
Karena pernyataan ADOR Jumat lalu (28/2) dan potensi kesalahpahaman, mengenai sidang pengadilan yang dijadwalkan minggu ini, kami memutuskan untuk menyampaikan posisi kami sekali lagi.
Karena ADOR gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka sebagai label manajemen, NJZ memberitahukan agensi tersebut tentang penghentian kontrak eksklusif kami per tanggal 29 November 2024.
Pada tanggal ini, ADOR tidak lagi memiliki kewenangan untuk mengelola aktivitas kami.
Namun, pada tanggal 6 Januari 2025, ADOR mengajukan putusan pengadilan yang meminta pengakuan sebagai perusahaan manajemen NJZ.
Meskipun ADOR awalnya membingkai masalah tersebut di sekitar aktivitas periklanan, permintaan mereka secara eksplisit mencakup tuntutan untuk mengakui otoritas mereka sebagai label manajemen.
Hal ini menunjukkan bahwa tujuan akhir ADOR adalah untuk membatasi aktivitas hiburan NJZ, bukan hanya iklan, yang menunjukkan niat label tersebut untuk membatasi karier NJZ sepenuhnya.
Selanjutnya, pada tanggal 11 Februari 2025, ADOR memperluas cakupan permintaan putusannya untuk melarang NJZ terlibat dalam penulisan lagu, penggubahan lagu, pertunjukan, bernyanyi, dan semua kegiatan terkait.
Tindakan ini dilakukan segera setelah kami diberi tahu, bahwa pimpinan Bang Si Hyuk telah berusaha menekan penyelenggara Complex Con.
Kami menduga, bahwa tindakan ADOR merupakan tindakan balasan setelah upaya mereka untuk mengganggu konser tersebut gagal.
Hingga beberapa hari yang lalu, ADOR terus mengakui secara terbuka aktivitas independen NJZ sambil menyembunyikan fakta, bahwa putusan mereka bertujuan untuk melarang aktivitas hiburan grup tersebut.
Hal ini bertentangan dengan sikap mereka yang dipublikasikan sejak tanggal 6 Januari, ketika mereka secara luas melaporkan pengajuan putusan tersebut.
Sementara ADOR bersikeras bahwa niat mereka adalah untuk mencegah kebingungan penggemar dan pengiklan, pada kenyataannya, mereka berusaha untuk melarang semua aktivitas hiburan NJZ.
Ini adalah upaya yang jelas untuk melanggar kebebasan NJZ dalam berkarya, sekaligus menghindari kritik publik dengan menyembunyikan niat ini.
Esensi NJZ terletak pada aktivitas musik grup, dan membatasi hal ini sama saja dengan menyangkal keberadaan grup itu sendiri.
Pada akhirnya, putusan ADOR diajukan sejak awal dengan maksud untuk menghentikan karier NJZ sepenuhnya.
Kami telah mengalami diskriminasi dan perlakuan tidak adil yang terus-menerus, di bawah naungan HYBE.
Setelah fan meeting Tokyo Dome pada bulan Juni 2023, HYBE secara tegas menyatakan niatnya untuk mencegah kami, terlibat dalam aktivitas lebih lanjut dengan kedok liburan panjang.
Selain itu, perusahaan berupaya untuk merendahkan prestasi kami dengan melontarkan komentar yang meremehkan kepada wartawan.
Meskipun awalnya kami menahan diri untuk tidak membahas masalah ini secara terbuka, upaya untuk merendahkan kami sebagai artis terus berlanjut bahkan setelah kontrak berakhir.
Kami mengajukan keberatan dan protes kepada ADOR beberapa kali, tetapi bahkan ketika kami berada di bawah manajemen mereka, ADOR tidak melindungi kami.
Sebaliknya, mereka memihak HYBE, mengabaikan kekhawatiran kami sebagai kebohongan, dan gagal menegakkan rencana kegiatan yang kami harapkan untuk tahun 2024.
Akibatnya, kami menderita kerugian besar. Bahkan setelah pemutusan kontrak, kami terus menghadapi gangguan dan pelecehan terkait kesepakatan iklan dan masalah terkait visa.
Kami telah melakukan beberapa upaya untuk mempertahankan hubungan kontraktual kami, dengan menuntut tindakan korektif dari ADOR.
Namun, mereka mengabaikan semuanya, sehingga kami tidak punya pilihan selain mengakhiri kontrak kami.
Karena pelanggaran kewajiban ADOR yang berulang, kepercayaan yang menjadi dasar kontrak eksklusif telah lama runtuh.
Dalam keadaan seperti ini, jika NJZ dipaksa untuk beroperasi hanya di bawah ADOR, bukan hanya mustahil bagi kami untuk mempertahankan karir hiburan yang normal, tetapi juga akan membuat kami semakin tertekan secara mental.
ADOR sepenuhnya menyadari situasi ini, tetapi masih menggunakan berbagai taktik untuk memblokir aktivitas kami.
Permintaan perintah pengadilan dan tindakan penghalang lainnya, ditujukan untuk mengakhiri karier kami sebagai artis.
Kami ingin memperjelas bahwa tindakan mereka merupakan pelecehan sepihak, meskipun kontrak eksklusif kami telah dihentikan dengan alasan yang sah.
Pemberitahuan pemutusan kontrak kami didasarkan pada proses hukum dan kewajiban kontrak eksklusif yang berlaku, mengikuti prosedur hukum standar.
Oleh karena itu, klaim ADOR bahwa aktivitas independen kami melanggar hukum atau tidak pantas sepenuhnya salah.
Lebih jauh, pernyataan mereka bahwa hanya artis yang harus kehilangan hak dan prosedur yang dijamin secara hukum adalah tidak masuk akal.
Pemberitahuan pemutusan kontrak kami didasarkan pada proses hukum dan kewajiban kontrak eksklusif yang berlaku, mengikuti prosedur hukum standar.
Oleh karena itu, klaim ADOR bahwa aktivitas independen kami melanggar hukum atau tidak pantas sepenuhnya salah.
Lebih jauh, pernyataan mereka bahwa hanya artis yang harus kehilangan hak dan prosedur yang dijamin secara hukum adalah tidak masuk akal.
Kami berharap, tidak ada orang lain yang mengalami perlakuan tidak adil seperti yang kami alami.
Terima kasih."