
DeadSquad saat launching album Tyranation di Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (20/11).
JawaPos.com - Band metal DeadSquad resmi meluncurkan album terbaru. Album ketiga yang diberi tajuk Tyranation itu dirilis M8 Records yang berdiri di bawah naungan MusikTanpaBatas.
Stevi Item sebagai gitaris DeadSquad memulai proses rekaman Tyranation pada akhir Desember 2015 bersama Daniel Mardhany (vokal) dan Andyan Gorust (drummer).
Tidak hanya mereka, album ini juga menghadirkan warna baru dengan hadirnya Alan Musyfia sebagai bassist dan Karisk sebagai additional guitarist. Tak ketinggalan, album Tyranation juga tetap diisi mantan gitaris Coki Bollemeyer pada dua lagu.
Menurut Stevi Item, album Tyranation sangat berkembang dari album DeadSquad sebelumnya. Sebab dari segi musik banyak eksplorasi yang dimasukkan.
"Album ini bukan lebih terang atau lebih gelap tapi eksplorasinya lebih di aransemen. Notasi tetap yang nyaman seperti DeadSquad biasanya," kata Stevi Item kepada JawaPos.com saat ditemui di Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (20/11).
Di luar personel DeadSquad, album Tyranation melibatkan peranan beberapa musisi dan seniman terkemuka. Sepuluh track menyertakan Sujiwo Tejo, Dewa Budjana, Andra Ramadhan, Adam KOIL, Arie Dagienkz, dan Stephan Santoso.
Sujiwo Tejo hadir dalam dua lagu pembuka dan penutup. Dia mengolah dan menyanyikan mantra dengan nuansa Kejawen Kuno. Dewa Budjana mendapat bagian pamer kepiawaian solo gitar di lagu Apocalypse For Sale. Untuk Andra Ramadhan juga didaulat pamer solo gitar di track Menyangkal Sangkakala.
Sedangkan Adam KOIL bertugas meracik beragam background noise di album Tyranation. Sementara Stephan Santoto menjadi ujung tombak mengolah warna musik sebagai mastering engineer.
"Beberapa tamu musisi dan seniman ini untuk memberikan warna di album DeadSquad. Pas sudah jadi 75 persen, gue dan teman-teman mikir cocoknya diisi siapa juga," ucap Stevi.
"Kayak Stephan Santoso, gue tahu di mumpuni. Dia bisa bikin sound ciamik makanya gue pengin ajak," sambungnya.
DeadSquad punya alasan tersendiri mengajak kolaborator tersebut. Tujuannya yakni memberi penegasan musik extreme metal yang diusung bisa dieksplorasi sebebas mungkin.
"Musik nggak ada batasan, mau genre apa aja ya tujuannya menghibur. Nah kolaborasi ini lebih nunjukin death metal bisa dimasukin unsur lain, dengan notasi juga konsep baru," jelasnya.
Dari departemen lirik, album Tyranation milik DeadSquad diserahkan sepenuhnya pada Daniel. Sang vokalis pun kemudian menjelaskan arti kata Tyranation yang dimaksud.
"Tyra itu Tirani, Nation dari Negara. Jadi artinya negara tirani," ungkapnya.
Daniel mengaku menyajikan berbagai macam tema dalam penulisan lirik di album Tyranation. Mulai dari kejadian yang terdapat di negara ini hingga pandangannya soal kehidupan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
