
Film
JawaPos.com - Film misteri atau horor asal Korea Selatan 'Exhuma' yang dirilis pada tahun 2024 meraih popularitas yang luar biasa di Korea Utara.
Seorang informan mengatakan, bahwa popularitas film 'Exhuma' menyebar dengan cepat dari mulut ke mulut di kalangan warga sipil di provinsi Hamgyong Utara, yang diketahui menggunakan telepon genggam asal Tiongkok.
Alasan film 'Exhuma' bisa terkenal karena, provinsi Hamgyong terletak di ujung paling utara Korea Utara yang berbatasan dengan Tiongkok.
Banyak warga sipil di provinsi tersebut, menggunakan ponsel yang dibawa dari Tiongkok untuk keperluan bisnis.
Sehingga membuat mereka, lebih rentan terhadap paparan berita dan informasi dari luar perbatasan.
Mereka juga sering bertindak sebagai pengantar produk budaya lintas batas, ke wilayah yang lebih dalam di Korea Utara.
Maka tidak jarang mereka juga bertindak sebagai agen dalam penyebaran konten dari luar negara tersebut, yang diperkenalkan kepada banyak warga Korea Utara.
Seperti yang dilaporkan DailyNK, permintaan untuk film 'Exhuma' meningkat dengan cepat di kota-kota seperti Hoeryong di provinsi Hamgyong Utara, dan kabar ini menyebar dengan cepat ke daerah lain di Korea Utara.
Secara khusus, banyak remaja yang diduga menunjukkan ketertarikan pada film tersebut setelah mendengar bahwa film itu sangat populer di Korea Selatan, hingga sudah menarik lebih dari 11 juta penonton bioskop.
“Orang Korea Utara juga memiliki kebiasaan meminta nasihat dari para peramal, tentang cara merawat makam leluhur mereka ketika ada kejadian buruk atau penyakit dalam rumah tangga."
"Hal ini disebabkan oleh takhayul tradisional, bahwa kemalangan akan menimpa sebuah rumah tangga ketika para leluhur tidak puas dengan tempat peristirahatan mereka."
"Itulah sebabnya kisah film ini menarik bagi banyak orang Korea Utara,” ungkap informan tersebut, seperti yang dikutip dari Allkpop.
Sedangkan hukum yang ada di Korea Utara, melarang warga sipil untuk mempercayai dan mempraktikkan adat istiadat yang berhubungan dengan takhayul.
Namun, karena kebiasaan tersebut diwariskan dari periode pra-modern, banyak warga Korea Utara yang mengambil resiko melanggar hukum untuk mencari nasihat dari peramal.
“Saya diingatkan sekali lagi, bahwa tidak peduli seberapa keras pemerintah menindak kegiatan ilegal dan menanamkan rasa takut pada masyarakat, kegemaran masyarakat akan film Korea Selatan tidak dapat dihentikan."

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
