Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Juni 2024 | 22.13 WIB

Film 'Exhuma' Dilaporkan Meraih Popularitas Secara Besar-Besaran di Korea Utara

Film - Image

Film

JawaPos.com - Film misteri atau horor asal Korea Selatan 'Exhuma' yang dirilis pada tahun 2024 meraih popularitas yang luar biasa di Korea Utara.

Seorang informan mengatakan, bahwa popularitas film 'Exhuma' menyebar dengan cepat dari mulut ke mulut di kalangan warga sipil di provinsi Hamgyong Utara, yang diketahui menggunakan telepon genggam asal Tiongkok.

Alasan film 'Exhuma' bisa terkenal karena, provinsi Hamgyong terletak di ujung paling utara Korea Utara yang berbatasan dengan Tiongkok.

Banyak warga sipil di provinsi tersebut, menggunakan ponsel yang dibawa dari Tiongkok untuk keperluan bisnis.

Sehingga membuat mereka, lebih rentan terhadap paparan berita dan informasi dari luar perbatasan.

Mereka juga sering bertindak sebagai pengantar produk budaya lintas batas, ke wilayah yang lebih dalam di Korea Utara.

Maka tidak jarang mereka juga bertindak sebagai agen dalam penyebaran konten dari luar negara tersebut, yang diperkenalkan kepada banyak warga Korea Utara.

Seperti yang dilaporkan DailyNK, permintaan untuk film 'Exhuma' meningkat dengan cepat di kota-kota seperti Hoeryong di provinsi Hamgyong Utara, dan kabar ini menyebar dengan cepat ke daerah lain di Korea Utara.

Secara khusus, banyak remaja yang diduga menunjukkan ketertarikan pada film tersebut setelah mendengar bahwa film itu sangat populer di Korea Selatan, hingga sudah menarik lebih dari 11 juta penonton bioskop.

“Orang Korea Utara juga memiliki kebiasaan meminta nasihat dari para peramal, tentang cara merawat makam leluhur mereka ketika ada kejadian buruk atau penyakit dalam rumah tangga."

"Hal ini disebabkan oleh takhayul tradisional, bahwa kemalangan akan menimpa sebuah rumah tangga ketika para leluhur tidak puas dengan tempat peristirahatan mereka."

"Itulah sebabnya kisah film ini menarik bagi banyak orang Korea Utara,” ungkap informan tersebut, seperti yang dikutip dari Allkpop.

Sedangkan hukum yang ada di Korea Utara, melarang warga sipil untuk mempercayai dan mempraktikkan adat istiadat yang berhubungan dengan takhayul.

Namun, karena kebiasaan tersebut diwariskan dari periode pra-modern, banyak warga Korea Utara yang mengambil resiko melanggar hukum untuk mencari nasihat dari peramal.

“Saya diingatkan sekali lagi, bahwa tidak peduli seberapa keras pemerintah menindak kegiatan ilegal dan menanamkan rasa takut pada masyarakat, kegemaran masyarakat akan film Korea Selatan tidak dapat dihentikan."

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore