
Cuplikan film Challengers. (Istimewa)
JawaPos.com - Film dengan premis utama cinta segitiga yang dikemas dengan baik memang tidak pernah gagal membuat siapapun yang menontonnya ikut terbawa emosi. Hal ini lah yang ditawarkan sutradara Luca Guadagnino lewat film terbarunya, Challengers yang menggunakan olahraga tenis sebagai panggung utamanya.
Menitikberatkan hubungan asmara yang rumit namun menarik, Luca Guadagnino mendaulat Zendaya, Josh O'Connor dan Mike Faist sebagai tiga tokoh sentral utama Challengers. Ketiganya, harus diakui, mengeksekusi perannya masing-masing dengan amat baik dan membuat film ini begitu bernyawa walau plotnya sangat sederhana.
Challengers menceritakan tentang dua petenis muda bernama Patrick Swaig (O'Connor) dan Art Donaldson (Faist) yang bersahabat baik. Percikan persaingan pada mereka mulai timbul ketika keduanya tertarik pada sosok yang sama, yakni Tashi Duncan (Zendaya), seorang petenis cantik hebat yang sedang berada di puncak karirnya.
Patrick dan Art pun berlomba-lomba mendapatkan Tashi. Belasan tahun kemudian, terungkap bahwa Tashi akhirnya menikahi Art dan menunjukkan ketidaksukaan yang amat sangat pada Patrick yang menjelma sebagai seorang petenis melarat.
Namun, di sisi lain, hubungannya dengan Art sebagai suami-istri juga terlihat dingin dan tidak bergairah. Art dan Patrick yang awalnya merupakan kawan baik pun kini tak ubahnya seperti rival yang membenci satu sama lain.
Potongan-potongan puzzle yang disajikan secara 'maju-mundur' ini pada akhirnya akan terangkai menjadi sebuah kisah yang menjelaskan betapa kompleksnya hubungan ketiga lakon tersebut.
Akting Zendaya dalam film ini jelas menjadi nilai jual utama yang layak diapresiasi. Sosok Tashi yang digambarkan begitu ambisius, dominan tapi juga rapuh benar-benar menjadi jantung dari Challengers.
Keapikan peran Zendaya pun tidak serta-merta membuat dua pemeran utama lainnya, O'Connor dan Faist, tenggelam. Patrick yang digambarkan sebagai sosok bad boy slengekan namun tak terkalahkan di lapangan dan mudah memikat perempuan, serta Art si good guy baik hati nan polos namun keras kepala menjadi dua elemen yang membuat sosok Tashi begitu lengkap dalam drama ini.
Adegan pertandingan tenis yang disajikan dalam Challengers juga begitu seru berkat teknik-teknik pengambilan kamera yang tidak biasa, termasuk sudut pandang orang pertama. Penonton juga seolah bisa merasakan betapa beratnya olahraga ini.
Challengers juga menjadi kian apik berkat sentuhan musisi Trent Reznor dan Atticus Ross yang dibebankan tanggung jawab dalam scoring.
Secara keseluruhan, Challengers adalah film yang menarik untuk Anda penyuka drama, terlebih jika Anda juga menyenangi olahraga tenis. Bagi Anda yang tidak mengerti tentang tenis dan beragam aturannya, tidak perlu khawatir karena titik fokus film ini terletak pada kisah asmara para pemerannya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
