
Tangkapan layar trailer Siksa Kubur, Film horor terbaru karya Joko Anwar yang tayang Lebaran 2024 nanti. (YouTube/Rapi Films)
JawaPos.com - Sutradara sekaligus penulis skenario, Gina S. Noer memberikan kritikan tajam pada para pembuat film di Tanah Air yang beberapa waktu belakangan cenderung menjadikan agama sebagai bumbu untuk menghadirkan ketakutan pada para penonton.
Gina sebenarnya tidak alergi pada film yang mengangkat tentang kepercayaan ataupun keyakinan dalam agama. Poin kritikannya adalah ketika film menjadikan ritual agama yang suci hanya menjadi pintu masuk untuk menghadirkan ketakutan atau nuansa horor.
"Kebanyakan film horor menggunakan sholat, doa, dzikir dan lain lain cuma jadi pilot devices murahan untuk jumpscare karakternya diganggu setan. Sehingga kelemahan iman bukan lagi menjadi eksploitasi kritik terhadap keislaman yang dangkal. Tapi cara dangkal biar cepat seram," kata Gina S. Noer dalam unggahannya di Instagram Story.
Melakukan eksploitasi terhadap ritual keagamaan tanpa masuk ke substansi disebutnya justru bisa merusak pemahaman orang terhadap ibadah itu sendiri. Gina S. Noer meminta pembuat film untuk lebih bijaksana mengingat pengetahuan agama setiap orang di masyarakat berbeda-beda.
"Proses suci mengafankan terus menerus dieksploitasi jadi pocong. Cek di sosmed, banyak orang jadi takut sholat karena diganggu setan, dzikir pada Allah jadu sumber kengerian dan lain-lain," tuturnya.
Dia menegaskan tidak ada maksud sama sekali untuk mengkritik salah satu filmmaker atau film tertentu. Dia pun berharap kritikannya ini dapat menjadi perhatian bersama terutama para filmmaker untuk membuat film yang lebih baik dan tidak lagi menjadikan agama sebagai obyek eksploitasi untuk mendulang keuntungan.
Dia pun setuju apabila ada filmmaker mau membuat film tentang keyakinan atau kepercayaan dalam agama tertentu namun secara substansi memang dapat. Gina S. Noer memberikan pujian pada film horor Korea Selatan, Exhuma yang karakternya percaya sekali pada keyakinan di mana hal ini menjadi modal untuk dapat melawan setan atau kekuatan jahat, bahkan menjadi menjadi titik tolak untuk bicara tentang nasionalisme di Korea.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
