
LIHAT KESIAPAN ANAK: Sebelum ke bioskop, berikan gambaran pada anak tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Dengan begitu, kejadian anak menangis atau berteriak yang dapat mengganggu penonton lain bisa dicegah. (Foto Ilustrasi. Puguh Sujiatmiko/
JawaPos.com - Sebuah film memang bisa membawa dampak bagi penontonnya. Tidak jarang orang yang menonton film baik Drama Korea, film Indonesia, atau lainnya bisa sampai menitikkan air mata ketika mereka terbawa oleh emosi dalam film.
Orang yang sampai terbawa emosi dalam film sebenarnya bukan hanya dialami oleh orang dewasa saja. Kalangan anak-anak juga bisa merasakannya. Seperti dalam unggahan Instagram sutradara Hanung Bramantyo dimana ada anak yang sampai menangis sejadi-jadinya usai menonton film Miracle Cell No.7. Apa pandangan psikolog terkait hal tersebut ?
Psikolog Anak dari RS Pondok Indah Bintaro Jaya, Jane Cindy Linardi, M.Psi, Psi mengatakan, anak juga bisa menangis saat menonton film. Hal ini biasanya terjadi ketika ia berhasil masuk ke dalam emosi dari karakter yang dimainkan dalam film.
"Dari segi penceritaan, penonton dibawa masuk untuk mengenal karakter-karakternya terlebih dahulu. Sehingga penonton akan membangun empati terhadap tokoh-tokoh dan turut merasakan emosi dari tokoh-tokoh tersebut," kata Jane Cindy Linardi dalam keterangannya, Selasa (20/9
Sebuah film akan semakin kuat mengaduk emosi para penonton termasuk dari kalangan anak-anak ketika elemen cerita dan musik digabungkan. Dan emosi mereka akan lebih mudah tersentuh ketika tokoh dalam karakter film yang ditonton memiliki kemiripan dengan cerita personalnya atau cerita orang-orang di sekitarnya.
"Musik yang dipilih biasanya yang sesuai tujuannya untuk membangun emosi yang sedang ditampilkan dalam adegan film. Untuk anak-anak yang menangis dan memeluk orang tuanya setelah menonton, artinya mereka punya kepekaan emosi yang baik," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, anak-anak yang menangis saat menonton film sebenarnya bagus. Itu berarti dia memiliki kepekaan dan empati pada karakter atau tokoh yang disajikan dalam film. Momen ini seharusnya dimanfaatkan oleh orang tua atau pendamping anak untuk berdiskusi lebih lanjut terkait hal-hal yang membuat si anak tersentuh.
"Bisa juga nanti orang tua-orang tua yang ajak anaknya nonton, tanyakan ke anaknya apa yang mereka rasakan setelah nonton film tersebut. Nanti bisa digali lebih dalam," tegasnya.
Beberapa hari lalu, Hanung Bramantyo mengunggah video di akun Instagram. Dalam video, terlihat salah satu anak menangis sejadi-jadinya usai menonton film Miracle Cell No.7. Sejumlah teman-teman sebayanya pun sampai berusaha menegarkannya.
"Ya Allah, nak. Saya nggak tahu ada kisah apa di balik kesedihannya. Yang jelas, ngliat ini rasanya pengen meluk," tulis Hanung memberi keterangan pada unggahannya tersebut.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
