Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Januari 2024 | 03.00 WIB

Netflix Melaporkan Peningkatan Pendapatan hingga Lonjakan Pengguna hingga 13 Juta Pelanggan

Kantor Netflix di Los Angeles, California, Amerika Serikat. Laporan tahunan menunjukkan peningkatan pelanggan platform streaming tersebut hingga 13 juta pengguna. (Sumber: REUTERS/Mike Blake) - Image

Kantor Netflix di Los Angeles, California, Amerika Serikat. Laporan tahunan menunjukkan peningkatan pelanggan platform streaming tersebut hingga 13 juta pengguna. (Sumber: REUTERS/Mike Blake)

JawaPos.com - Meskipun beberapa waktu yang lalu pelanggan Netflix dibuat frustasi dengan kenaikan harga berlangganan, pembatalan beberapa acara, perubahan kebijakan tentang iklan, dan tindakan keras terhadap pembagian kata sandi, Netflix tidak merasakan kerugian dari kebijakan tersebut.

Perusahaan itu baru saja melaporkan pendapatan setahun penuhnya, dan disertai dengan peningkatan 13 juta pelanggan dan peningkatan pendapatan sebesar 12,5 persen dari tahun ke tahun.

Dalam laporan pendapatan Q4 2023, Netflix melaporkan lebih dari 260 juta pelanggan, naik 13 juta dari kuartal terakhir dan hampir 13 persen dari tahun ke tahun.

Ini merupakan lompatan yang signifikan, dengan kuartal sebelumnya hanya melonjak satu digit jutaan dan kemungkinan besar disebabkan oleh tindakan keras berbagi kata sandi yang sedang berlangsung dan penambahan tingkat pembayaran yang lebih murah dengan iklan.

Perusahaan juga melaporkan pendapatan sebesar USD 8,8 miliar atau sekitar Rp 138 triliun dan pendapatan operasional sebesar USD 1,5 miliar yang setara dengan Rp 23 triliun untuk kuartal tersebut.

Angka-angka tersebut juga membuat Netflix merasa percaya diri. Dalam surat pemegang sahamnya, Netflix mengharapkan 'pertumbuhan pendapatan dua digit yang sehat' di tahun mendatang dan 'melanjutkan rekor pertumbuhan keanggotaan'.

Perusahaan streaming tersebut juga ingin mengembangkan bisnis iklannya, katanya, dengan tujuan menjadikan iklan sebagai 'aliran pendapatan yang lebih besar yang berkontribusi terhadap pertumbuhan pendapatan yang sehat dan berkelanjutan pada tahun 2025 dan seterusnya'.

Tidak mengherankan karena Netflix melaporkan bahwa paket iklannya kini menyumbang 40 persen dari seluruh pendaftaran Netflix di pasar tempat paket tersebut tersedia.

Netflix mencatat bahwa langganannya kemungkinan akan menurun pada Q1 dibandingkan kuartal terakhir karena faktor musiman.

Namun tetap memperkirakan jumlah tersebut akan meningkat dari tahun ke tahun dan pulih pada kuartal berikutnya.

Dikutip dari Reuters, dengan sebagian besar rencana bisnis besar terbarunya yang sudah berjalan dengan baik, Netflix bersiap untuk melihat pertumbuhan lainnya di tahun 2024.

Lewat laporan IGN, pada Rabu (24/1) Netflix akan menayangkan WWE Raw secara eksklusif mulai Januari 2025, serta semua acara dan acara spesial WWE di luar Amerika Serikat, sebagai bagian dari minat dan investasi Netflix yang berkelanjutan pada program langsung.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore