
Ahmad Dhani. (Imam Husein/Jawa Pos)
JawaPos.com - Ahmad Dhani termasuk salah satu musisi sekaligus pencipta lagu yang sangat hebat. Dia pun kerap mendapatkan pujian atas kejeniusannya dalam menghadirkan karya.
Salah satu lagu ciptaan Ahmad Dhani yang mendapatkan pujian secara luas adalah lagu berjudul Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada. Lagu yang dinyanyikan mendiang Chrisye ini dipuji karena memiliki makna yang sangat dalam memiliki nuansa sufistik yang sangat kuat di dalamnya.
Lagu tersebut berisi tentang ketulusan seorang hamba dalam mengabdi kepada Tuhannya tanpa mengharapkan imbalan surga dan negara. "Itu bukan kontemplasi saya, bukan pemikiran saya, saya hanya ngutip," kata Ahmad Dhani saat ditemui di bilangan Kemang Jakarta Selatan.
Suami Mulan Jameela mengaku membuat lirik lagu Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada lantaran terinspirasi dari Rabi'ah Al Adawiyah. Dia adalah sufi perempuan yang menerapkan zuhud dalam kehidupannya dan mengutamakan kecintaan yang suci kepada Tuhan.
Bila lagu Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada terinspirasi dari Rabi'ah Al Adawiyah, di lagu Satu, Ahmad Dhani mengaku mengutip dari pemikiran yang sempat dikembangkan dari dua orang sufi. "Kalau Satu, saya ngutip dari Alhallaj dan Syekh Siti Jenar," kata ayah dari Al, El dan Dul itu.
Semengara di lagu Kuldesak, Ahmad Dhani membuat lagu tersebut setelah menyerap hal-hal penting dari surat Al Fatihah.
Ahmad Dhani menegaskan, dalam membuat lagu bernada sufistik bukan bersumber dari hasil kontemplasinya secara pribadi. Ahmad Dhani hanya terinspirasi hingga dia mengutipnya menjadi lirik lagu yang indah dan enak untuk didengar.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Dhani juga menyatakan, dulu dan sekarang dia berbeda dalam melihat musik. Jika dulu musik menjadi bagian dari profesi, saat ini Dhani memandang dunia musik sebagai sebuah hobi. "Saya di musik sudah di fase hobi saja sih sebenarnya. Beda saat Ari Lasso keluar, itu berbeda sama sekarang. Waktu itu musik sebagai tumpuan hidup, skearang itu musik sebagai hobi," katanya. (*)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
