
Photo
JawaPos.com - Pelangi Tanpa Warna adalah film drama keluarga yang diklaim cukup sulit untuk dieksekusi. Meski memiliki tantangan tersendiri, sutradara Indra Gunawan justru tertantang menggarapnya.
Untuk diketahui, film ini menceritakan sosok perempuan bernama Kirana yang mengidap alzheimer, sebuah jenis penyakit yang menggerogoti memori seseorang yang lama-kelamaan merusak kejiwaan penderitanya.
Indra Gunawan mengatakan, ia tertarik menyutradarai film ini karena ia pernah mengalami pengalaman personal dengan penyakit tersebut. "Saya memilih naskah ini karena sangat dekat dengan saya," kata Indra Gunawan dalam jumpa pers di bilangan Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Lebih lanjut dia ungkapkan, karakter yang paling pas untuk memerankan tokoh Fedi Bagaskoro dan Kirana Putri dalam amatannya sejak awal adalah Rano Karno dan Maudy Koesnaedi. Menurutnya, chemistry antara Rano- Maudy sangat lekat.
"Kita tahu tokoh Doel sama Zaenab itu kental banget kan. Memang untuk tokoh ini yang paling cocok ya mereka," kata Indra.
Pernah punya pengalaman personal dengan penyakit alzheimer, sang sutradara juga memberikan masukan kepada Maudy Koesnaedy untuk masalah ekspresi dan akting. Tokoh Kirana dalam film ini digambarkan mengalami fase sembuh dan kambuh. Hal ini pun menuntut emosi Maudy naik turun saat proses syuting dilakukan.
Kendati demikian, Indra Gunawan menegaskan bahwa film Pelangi Tanpa Warna bukan membicarakan tentang penyakit. "Kita nggak bicara soal penyakit alzheimer. Kita mau memperlihatkan gimana keluarga meng-cover anggota keluarga yang lain. Saya nggak meng-highlight si penderita, karena saya nggak sanggup," tuturnya.
Film ini akan tayang di bioskop tanah air mulai 17 Februari. Selain Rano Karno dan Maudy Koesnaedy, Pelangi Tanpa Warna juga diperkuat oleh Zayyan Sakha, Ratna Riantiarno dan Wiwi S.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
