Adegan dalam film Thanksgiving. (Sony Pictures)
JawaPos.com - Hari raya Thanksgiving yang secara rutin dirayakan di Amerika Serikat setiap hari Kamis keempat di bulan November sangat erat dengan hidangan kalkun panggang dan kudapan lezat lainnya. Tapi, apa jadinya jika hidangan lezat itu digantikan dengan bagian-bagian tubuh manusia yang berlumur darah?
Dari deskripsi di atas, mungkin sudah bisa dibayangkan betapa sadisnya film Thanksgiving yang disutradari oleh Eli Roth. Tayang pada 22 November, film ber-genre horror slasher berbalut dark comedy ini betul-betul menyuguhkan aksi pembantaian brutal di luar akal sehat yang, anehnya, bisa dibilang cukup menghibur, khususnya bagi Anda yang menggandrungi genre film ini.
Sesuai judulnya, Thanksgiving mengambil latar perayaan hari Thanksgiving di Kota Plymouth, Massachusetts tahun 2022 di mana seorang pebisnis kaya bernama Thomas Wright (Rick Hoffman) sedang bersantai bersama keluarga dan kerabatnya yang lain. Mereka merayakan malam Thanksgiving dengan begitu mewah dan syahdu.
Di sisi lain, tepatnya di supermarket Rightmart milik Thomas, ribuan orang sudah tidak sabar untuk menyerbu masuk ke dalam toko demi membeli barang-barang yang didiskon besar-besaran pada momen Black Friday. Di sinilah kengerian Thanksgiving dimulai.
Kekacauan berawal ketika putri Thomas, Jessica Wright (Nell Verlaque) bersama pacar dan beberapa temannya yang lain secara diam-diam menyelinap masuk ke dalam Rightmart lewat pintu staff dan memprovokasi warga Plymouth yang masih belum diperbolehkan masuk.
Melihat hal tersebut, amarah warga pun meledak. Tanpa mengindahkan peringatan aparat, mereka langsung merangsek masuk ke dalam Rightmart dengan membobol pintu kaca hingga menyebabkan sekuriti supermarket tewas tertimpa pintu dan dihujam pecahan-pecahan kaca.
Tak sampai di situ, warga yang masih dibutakan oleh barang diskonan ini juga saling baku hantam satu sama lain, bahkan hingga saling bunuh dengan cara yang amat tidak manusiawi.
Kericuhan akhirnya berhenti setelah sheriff Kota Plymouth, Eric Newlon (Patrick Dempsey) menembakkan pistol ke udara, dibarengi dengan bergantinya scene ke hari raya Thanksgiving satu tahun kemudian.
Hari itu, tepat satu tahun setelah kerusuhan berdarah di Rightmart, muncul sesosok pria bertopeng bersenjata kapak yang mulai memburu orang-orang yang terlibat dalam peristiwa ricuh memilukan itu.
Tentu saja, Jessica dan keluarganya menjadi target utama dari sang pembunuh yang mengenakan topeng John Carver tersebut.
Secara premis, sebetulnya tidak ada yang baru dari Thanksgiving. Sutradara Eli Roth kembali mendaur ulang formula yang kerap dipakai dalam film horror slasher di mana penontonnya diajak berpikir untuk menerka siapa sosok pembunuh yang sebenarnya.
Yang membuat film ini menarik adalah motif dari sang pembunuh. Ia hanya mengincar orang-orang serakah dan tak bertanggungjawab yang sudah menyebabkan kekacauan di Rightmart.
Karakter-karakter yang menjadi korban dari sang pembunuh pun digambarkan dengan begitu menyebalkan, sehingga pada titik tertentu, ada rasa puas yang timbul ketika para korban tersebut dibunuh dengan begitu sadis dan bengis.
Walaupun menjual kesadisan dan ketegangan, Thanksgiving sesungguhnya juga memberikan pesan moral secara implisit. Film ini seolah-olah menjadi sebuah sindiran terhadap orang-orang yang bisa menjadi begitu serakah dan buta nurani jika sudah berurusan dengan barang-barang diskon di hari raya.
Secara keseluruhan, Thanksgiving adalah sebuah film seru yang bisa jadi pilihan untuk Anda penggemar film gore. Bagi Anda yang tidak bisa menikmati film sadis, ada baiknya Anda menghindari film ini jika tidak ingin mual sepanjang hari.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
