Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 November 2023 | 01.56 WIB

Sinopsis Dokumenter ‘Persona’ Sulli: Menguak Sisi Kelam, Kesengsaraan, Ketakutan dan Harapan Choi Jinri

Dokumenter Persona: Sulli Episode 1 2 Sub Indo Tayang Sekarang, Kesengsaraan, Ketakutan dan Harapan Choi Jinri Aka Sulli Eks Member FX, Menguak Sisi Kelam (Doc.Netflix)

JawaPos.com— Choi Jinri atau yang lebih dikenal dengan nama Sulli merupakan seorang aktris dan mantan anggota girlgroup Korea Selatan, f(x), di bawah naungan label SM Entertainment.

Pada tanggal 13 November, Netflix merilis dokumenter berjudul "Persona: Sulli," yang terdiri dari dua film, yaitu film pendek berjudul "4: Clean Island" dan film dokumenter panjang "To Sulli."

Dokumenter yang berisi wawancara dengan Sulli telah dirilis, di mana ia secara terbuka mengungkapkan perasaannya tentang kritik yang dia hadapi, lingkungan yang terkendali, dan industri hiburan yang tidak normal.

Awalnya, serial ini direncanakan dengan menggabungkan beberapa film pendek. Namun karena ketika syuting pada 14 Oktober 2019 terdapat kabar Sulli meninggal dunia, maka syutingnya belum dapat selesai dan setelah empat tahun lamanya, serial ini dirilis ke publik.

Dalam tayangan tersebut, sembari menitikkan air matanya, Sulli bercerita tentang rasa sakit dan kesedihan yang dia rasakan saat membahas pelaku pelecehan online.

Ketika ditanya tentang perasaannya terhadap orang-orang yang menyebarkan rumor jahat, dia mengungkapkan rasa ingin tahu apakah penyebar memiliki penyesalan.

"Orang itu mungkin tidak menyangka akan berakhir seperti ini. Orang-orang selalu membicarakan orang lain, tapi kebetulan kurang beruntung dan tertangkap, bukan?" kata Sulli, dikutip melalui laman Allkpop, Selasa (14/11).

Sulli juga mengatakan dirinya sangat menderita ketika mengambil sebuah Tindakan hukum kepada pelaku penyebar rumor pelecehan dan berfikir akan terus memaafkan orang-orang tersebut.

"Saya bahkan lebih menderita ketika saya mengambil tindakan hukum. Itu lebih menyakitkan daripada merasa bahagia atau marah atau membiarkan hal-hal berlalu begitu saja. Sungguh menyakitkan ketika saya mengatakan orang itu tertangkap, dan itu menyakitkan ketika orang itu dengan tulus meminta maaf. Saat itu Saat itu, menerima permintaan maaf saja sudah menyakitkan, tidak peduli bagaimana aku menerimanya. Aku pikir aku terus-menerus memaafkan orang lain selama waktu itu." jelasnya.

Wanita kelahiran 1994 itu juga mengungkapkan bahwa dulunya ia tidak suka menunjukkan sisi lemahnya.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore