Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Desember 2020 | 19.30 WIB

Kikan Namara Terombang-ambing Cinta dan Keluarga di Lentera di Tepian

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Film pendek musikal Lentera di Tepian dipentaskan secara streaming dengan tujuan memberikan hiburan bagi banyak orang di rumah di tengah pandemi. Indonesia Kaya mementaskannya sebagai upaya untuk terus berkarya di tengah keterbatasan fisik.

Film pendek musikal ini disutradarai oleh Maera Panigoro dan naskahnya ditulis oleh Titien Wattimena. Lentera di Tepian mengusung cerita sederhana tentang cinta yang mengalami masalah akibat terjadi perbedaan strata sosial diantara keluarga keduanya. Padahal sejoli ini sama-sama jatuh cinta.

Film pendek musikal Lentera di Tepian menceritakan tentang Yahya (Bima Zeno), seorang pemuda yatim, miskin, secara kebetulan bertemu dengan seorang gadis cantik bernama Cindur (Kikan Namara). Ia adslah putri seorang bangsawan Palembang.

Yahya dan Cindur jatuh cinta pada pandangan pertama. Namun, hubungan cinta mereka mendapatkan tantangan tak mudah sebab terdapat perbedaan status sosial yang mencolok di antara keduanya. Baik Yahya maupun Cindur menyadari hal tersebut. Namun cinta mereka yang terus bertumbuh membuat keduanya melanjutkan hubungan meskipun harus dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Kikan Namara mengungkapkan dirinya senang bisa terlibat dalam project ini. Meskipun secara cerita membuat dirinya berada pada posisi yang tidak mudah.

"Senang rasanya bisa kembali bekerja sama dengan para seniman hebat dan menghibur para penikmat seni di rumah. Semoga selain menjadi alternatif hiburan, penampilan kami juga dapat menginspirasi," kata Kikan Namara dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com Senin (21/12).

Sutradara Maera Panigoro mengatakan, mengeksekusi sebuah pertunjukan di tengah pandemi memiliki tantangan tersendiri. Tidak bisa bebas seperti biasanya karena terikat oleh protokol kesehatan yang ketat.

Namun tantangan itu justru membuatnya dan tim semakin termotivasi memberikan yang terbaik buat penonton." Dengan proses latihan hingga produksi di tengah-tengah keterbatasan sambil menjalankan protokol kesehatan seperti pengecekan suhu badan, menjaga jarak, dan senantiasa mencuci tangan, mendorong kami semaksimal mungkin menyajikan sebuah lakon yang dapat menginspirasi serta menghibur para penikmat seni di rumah," ungkapnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore