
Bella Fawzi (INSTAGRAM BELLA FAUZI)
JawaPos.com - Bella Fawzi, putri dari artis Ikang Fawzi merilis mini album mengusung tajuk 'Kembali Ke Akar'. Mini albumnya sengaja dirilis di tengah pandemi dengan harapan bisa menjadi penyemangat bagi para pendengar di tengah pagebluk yang belum kunjung berakhir ini.
Di dalam album Kembali Ke Akar terdapat lima lagu. Masing-masing berjudul Rama Shinta, Ratapan Rahwana, Penari Di Hatiku, Srikandi, dan Apsara. Proses penggarapan mini album tersebut dilakukan secara mandiri di bawah label indie Apsara Records.
Dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (6/10), Bella Fawzi mengungkap alasan dirinya memilih judul 'Kembali Ke Akar'. Menurut Bella, judul itu paling tepat untuk menggambarkan bahwa lagu-lagu di dalam album terinspirasi dari budaya nenek moyangnya, India.
Lagu pertama Rama Shinta misalnya. Bella terinspirasi dari kisah cinta Rama dan Shinta dalam cerita mitologi Ramayana. Pada lagu Ratapan Rahwana bercerita tentang sisi melankolis dari karakter Rahwana dimana cintanya hanya bertepuk sebelah tangan. "Untuk lagu Penari Di Hatiku, terdengar lebih riang dengan iringan suara tabla yang enerjik," jelas Bella Fawzi.
Baca juga: Suka Bollywood, Marissa Haque Ajak Isabella Fawzi ke India
Sementara pada lagu Srikandi, bercerita tentang sosok perempuan tangguh. Dan lewat lagu Apsara, diambil dari bahasa sansekerta yang berarti bidadari. Sebab lagu ini katanya memang diperuntukkan bagi orang-orang berhati baik seperti bidadari.
Lagu-lagu dalam mini album Bella Fawzi merupakan perpaduan antara pop jazz dan etnic sound India. Bahkan pada salah satu lagu terdapat unsur musik unik yang tentu saja menarik untuk didengar.
Dalam pengerjaan mini album ini, Bella tentu tidak sendian. Dia dibantu oleh adiknya dan teman-temannya yaitu Tiyo Alibasjah, Kevin Yosua, Dika Chasmala, Andreas Arianto dan Kahfi Khan. Bella Fawzi berharap mini albumnya dapat diterima oleh masyarakat.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=U0OHnZ1sgYY&ab_channel=jawapostvofficial

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
