
Photo
JawaPos.com - Film terbaru karya animator Jepang Makoto Shinkai, Tenki no Ko alias Weathering With You mendapat banyak kritik dari para penggemar film. Namun, Shinkai justru sudah menunggu-nunggu hal ini.
Tenki no Ko sendiri sudah tayang perdana di Jepang pada 19 Juli lalu. Ini adalah film panjang keenam Shinkai setelah terakhir merilis Kimi no Na wa atau Your Name yang menuai sukses besar pada 2016 lalu.
Seperti film-film sebelumnya, Tenki no Ko juga menawarkan kisah cinta yang dibalut dengan visual yang sangat indah. Secara garis besar, film ini bercerita tentang dua sejoli bernama Hina Amano, seorang gadis dengan kemampuan memanipulasi cuaca, dan seorang pemuda normal bernama Hodaka Morishima yang sedang berkutat dengan hidupnya.
Dilansir dari Hidden Remote, alur cerita berjalan begitu menarik dan lepas di sepanjang film, hingga kemudian para penonton dibawa ke satu titik yang cukup mengejutkan: Tenki no Ko ternyata merupakan film crossover dari Kimi no Na wa.
Hal inilah yang membuat entri terbaru Shinkai tersebut mendapat kritik. Sejumlah kritikus berpendapat bahwa alangkah sempurnanya jika Shinkai membuat Tenki no Ko sebagai sebuah film yang tidak memiliki keterkaitan apapun dengan pendahulunya yang nyaris saja masuk dalam nominasi penghargaan Academy Awards tersebut.
Namun, reaksi penonton inilah yang sepertinya dinanti oleh Shinkai. Dalam wawancaranya dengan NHK di hari pertama penayangan Tenki no Ko, Shinkai sudah mengatakan bahwa ia berharap film teranyarnya itu bisa mendapat kritik yang jauh lebih banyak ketimbang Kimi no Na wa.
Menurut Shinkai, kritik, amarah, dan kekecewaan dari penggemar selalu menjadi sumber utama energinya dalam menggarap film baru.
"Aku melihat banyak sekali orang yang mengkritik Kimi no Na wa. Dari situ, aku sadar bahwa aku harus bisa membuat film yang bisa mendatangkan lebih banyak lagi kritik. Apa yang mereka kritik adalah hal yang tidak bisa ku lihat dari sudut pandangku sendiri," ujar Shinkai.
Meski dihujani kritik, Tenki no Ko hingga saat ini masih menjadi film terlaris di Jepang dengan pendapatan 4 miliar yen di pekan kedua. Film ini akan tayang di Indonesia pada 21 Agustus nanti.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
