
Komunitas Angklung Hamburg saat tampil dalam sebuah acara.
JawaPos.com - Selalu banyak cara untuk melestarikan budaya Indonesia. Tidak hanya di tanah air, tapi juga harus dilakukan di mana saja, seperti di luar negeri. Itu lah yang coba dilakukan oleh komunitas Angklung Hamburg Orchestra di Jerman.
Angklung Hamburg adalah komunitas kekeluargaan yang digagas sejak 2001 oleh warga Indonesia di Jerman, khususnya Hamburg . Komunitas ini hadir untuk melestarikan sekaligus memperdengarkan alat musik tradisional yakni angklung di tanah Eropa.
"Untuk latar belakang pendirian angklung sendiri karena yang pertama untuk mengobati rasa rindu akan tanah air, sekaligus untuk membentuk komunitas yang bersifatnya kekeluargaan. Jadi anak-anak Indonesia yang ada di Jerman, khususnya Hamburg, tidak akan kekurangan wadah untuk mengisi waktu luang yang bersifat positif, dan juga suatu kebanggaan bisa memainkan alat musik tradisional di negara orang," kata Valeri Candra, salah satu anggota Angklung Hamburg kepada JawaPos.com.
Anggota Angklung Hamburg terdiri dari berbagai macam latar belakang. Mulai dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA hingga kuliah. Semua warga Indonesia di sana bisa ikut bergabung dengan bebas, dengan syarat harus berkomitmen untuk datang latihan setiap minggu sesuai jadwal.
"Hingga saat ini ada sekitar 20 orang anggota, dikarenakan ada beberapa anak S2 yang sudah keluar dari keanggotaan karena sudah lulus," jelasnya.
Dalam prosesnya, anggota Angklung Hamburg menjalani latihan satu kali dalam sepekan. Nantinya anggota dilatih oleh tenaga pengajar yang sudah mahir memainkan alat musik asal Sunda tersebut.
"Untuk tenaga pengajarnya kita dilatih dengan Adrian, Ihsan, dan Hanif yang sudah berpengalaman dari tahun 2002. Dan tentu saja dengan bimbingan Mas Prio Adhi Setiawan selaku pembina," ucap Valeri Candra.
Sepak terjang Angklung Hamburg berjalan baik. Selain latihan rutin, komunitas ini sudah beberapa kali tampil di berbagai kawasan Jerman.
"Sampai saat ini sudah tampil di Berlin, Bremen, Rothenburg, dan yang terbesar di Hamburg pada bulan april lalu kami mengadakan acara angklung in concert dalam rangka mengumpulkan donasi untuk pengungsi Suriah dan terkumpul 4200€," ucapnya.
Angklung Hamburg menyajikan berbagai nuansa musik dalam penampilannya. Tidak hanya musik tradisional, tapi juga ada nuansa modern yang disuguhkan.
"Untuk lagu selalu kita variasi supaya tidak bosan, tradisional, modern, klasik, baik dalam dan luar negeri semua kita coba dan pertunjukan. Agar orang lain tahu kalau alat musik angklung bukan hanya untuk musik tradisional saja, melainkan bisa untuk berbagai jenis," imbuhnya.
Kehadiran Angklung Hamburg mendapat antusias sangat tinggi dari masyarakat Jerman. Hampir di setiap panggung ramai pengunjung yang datang. Apalagi pertunjukan yang dihadirkan Angklung Hamburg tidak hanya musik tradisional.
"Repons orang Jerman sangat antusias memang melihat instrument angklung bisa memainkan berbagai musik, karena difikiran mereka alat musik tradisional hanya memainkan musik tradisional saja, dan juga material angklung yang terbuat dari bambu pun menambah keunikan sendiri," ungkap Valeri.
"Untuk penghargaan sejauh ini kita belum dapat, tapi point yang terpenting adalah kita bisa melestarikan dan mengenalkan angklung ke masyarakat dunia, khususnya Eropa," imbuhnya.
Ke depan, Valeri Candra menyebutkan bahwa Angklung Hamburg punya beberapa target.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
