Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Oktober 2026 | 01.53 WIB

F1 Akan Kembali Menggelar Balapan di Afrika Melalui Grand Prix Rwanda Mulai 2030

F1 akan kembali digelar di Afrika usai 3 dekade (Bein Sports) - Image

F1 akan kembali digelar di Afrika usai 3 dekade (Bein Sports)

JawaPos.com – Formula 1 dipastikan akan kembali ke benua Afrika melalui penyelenggaraan Grand Prix Rwanda yang direncanakan mulai awal dekade 2030-an dengan kontrak selama sepuluh tahun.

Dilansir dari laman Bein Sports pada Kamis (15/10), Balapan tersebut akan digelar di sirkuit baru yang dibangun di Bugesera, sekitar 40 kilometer di sebelah selatan Kigali, ibu kota Rwanda, dengan target penyelesaian pada awal dekade mendatang.

Kehadiran Grand Prix Rwanda akan mengakhiri penantian panjang Afrika setelah balapan Formula 1 terakhir di benua tersebut berlangsung di Sirkuit Kyalami, Afrika Selatan, pada 14 Maret 1993, yang dimenangi pembalap Prancis Alain Prost.

Sirkuit Bugesera akan dikembangkan sesuai standar FIA Grade 1 dan menjadi bagian dari proyek yang mencakup pengembangan olahraga, pariwisata, infrastruktur, serta kegiatan komersial.

Selain menjadi tuan rumah balapan Formula 1, kawasan tersebut direncanakan menyelenggarakan berbagai kompetisi motorsport internasional, konferensi, dan acara besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta investasi jangka panjang.

Rwanda sendiri telah memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat olahraga di Afrika melalui penyelenggaraan sejumlah agenda internasional, termasuk Kejuaraan Dunia Balap Sepeda, Kongres FIFA 2023, dan Liga Bola Basket Afrika.

Presiden Rwanda Paul Kagame menyatakan bahwa kemitraan selama sepuluh tahun tersebut merupakan investasi jangka panjang yang diharapkan menciptakan lapangan kerja, pelatihan, pariwisata, dan peluang bisnis baru bagi masyarakat.

Sementara itu, CEO Formula 1 Stefano Domenicali menyebut rencana tersebut sebagai momen bersejarah karena membuka jalan bagi kompetisi itu untuk kembali hadir di Afrika dan menjangkau audiens baru.

Formula 1 menilai Afrika memiliki potensi pertumbuhan yang besar, didukung lebih dari 100 juta penggemar dan hampir 60 persen pengikutnya di pasar utama Afrika sub-Sahara berusia di bawah 35 tahun.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore