Manuel Gonzalez (Instagram @instactgp)
JawaPos.com – Drama besar terjadi di kelas Moto2 setelah pemimpin klasemen sementara, Manuel Gonzalez, resmi didiskualifikasi dari hasil Grand Prix Indonesia 2025 di Mandalika.
Dilansir dari laman Crash pada Minggu (5/10), Pembalap IntactGP itu kehilangan seluruh poin hasil finis keduanya akibat pelanggaran teknis pada motornya. Keputusan tersebut dikeluarkan langsung oleh pengurus FIM setelah pemeriksaan pasca-balapan.
FIM menemukan bahwa motor Gonzalez menggunakan perangkat lunak elektronik yang tidak dihomologasi untuk kompetisi Moto2.
Pelanggaran ini dianggap serius karena melanggar regulasi teknis yang menjamin kesetaraan performa antar tim. Akibatnya, Gonzalez dicoret dari hasil resmi dan tidak mendapatkan poin dari seri Mandalika.
Diskualifikasi ini mengubah peta persaingan perebutan gelar dunia Moto2 secara drastis. Diogo Moreira, yang memenangkan balapan di Mandalika, kini hanya terpaut sembilan poin dari Gonzalez di klasemen sementara.
Dengan empat seri tersisa, peluang Moreira untuk merebut gelar juara dunia menjadi semakin terbuka lebar.
Gonzalez sebelumnya tampil konsisten sepanjang musim 2025 dan memimpin klasemen dengan keunggulan nyaman.
Namun, insiden ini menjadi pukulan besar bagi ambisinya mempertahankan posisi teratas hingga akhir musim. Ia belum memberikan pernyataan resmi terkait keputusan diskualifikasi yang dijatuhkan kepadanya.
Sementara itu, hasil balapan yang direvisi menempatkan Izan Guevara naik ke posisi kedua dan Aron Canet ke posisi ketiga. Tambahan poin tersebut membantu Canet memperkuat peluang finis di posisi tiga besar klasemen.
Situasi ini menjadikan sisa musim Moto2 2025 semakin menegangkan bagi seluruh pembalap papan atas.
Diogo Moreira sendiri tengah berada dalam performa terbaik, dengan catatan finis di depan Gonzalez dalam hampir seluruh balapan sejak GP Inggris.
Pembalap asal Brasil itu juga dikabarkan akan naik kelas ke MotoGP tahun depan bersama tim LCR Honda. Kontrak tiga tahun dengan HRC disebut-sebut sudah ditandatangani, meski belum diumumkan secara resmi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
