Francesco Bagnaia (Instagram @pecco63)
JawaPos.com – Francesco Bagnaia menutup MotoGP Jepang di Motegi dengan hasil sempurna setelah meraih pole position, kemenangan Sprint, dan juara Grand Prix.
Dilansir dari laman Crash pada Selasa (30/9), Perubahan signifikan yang dilakukan Ducati terbukti menjadi kunci kebangkitan sang juara dunia dua kali. Meski begitu, Bagnaia mengaku sangat senang, tapi juga sangat marah karena perubahan itu terlambat ditemukan.
Bagnaia sebelumnya menjalani musim mengecewakan dengan serangkaian masalah di bagian depan motornya.
Kesulitan mengerem membuatnya gagal naik podium dalam sepuluh balapan terakhir. Namun, uji coba di Misano memberikan solusi besar dengan beberapa perubahan tidak konvensional pada motor Ducati GP25.
Dalam uji coba pasca-balapan di Misano, Bagnaia mencatat waktu 0,7 detik lebih cepat dibanding sebelumnya.
Hasil itu memberinya kepercayaan diri tinggi saat memasuki akhir pekan di Jepang. Perubahan tersebut terbukti efektif karena Bagnaia mendominasi sejak latihan bebas pertama.
Sepanjang akhir pekan di Motegi, Bagnaia tampil tak tersentuh dengan memimpin setiap putaran di Sprint maupun balapan utama.
Bagnaia mengaku lega akhirnya bisa kembali mengendarai motor dengan perasaan alami tanpa melawan keterbatasan teknis. Kendati demikian, ia menyayangkan solusi tersebut tidak diterapkan lebih awal dalam musim ini.
Rumor menyebutkan bahwa Ducati menggunakan beberapa komponen lama seperti aerodinamika kursi belakang, lengan ayun, dan garpu untuk mendukung performa Bagnaia.
Meski mesin tidak dapat diubah sesuai regulasi, kombinasi tersebut membuat GP25 terasa mirip dengan motor GP24 tahun lalu. Bagnaia menegaskan perubahan ini membuatnya lebih percaya diri menghadapi trek dengan cengkeraman rendah.
Meski kemenangan di Jepang membuatnya memangkas jarak poin dengan Alex Marquez, peluang merebut gelar musim ini tetap sulit. Bagnaia kini tertinggal 66 poin dengan lima balapan tersisa.
Untuk saat ini Bagnaia hanya memilih fokus menikmati momen kebangkitan sekaligus memberikan selamat kepada Marc Marquez yang resmi mengunci gelar juara dunia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
