Suasana balap MotoE. (MotoGP)
JawaPos.com – MotoGP resmi menghentikan seri balap listrik MotoE setelah musim 2025. Keputusan ini diambil karena pertumbuhan seri tersebut dinilai tidak sesuai harapan.
Dilansir dari laman Motorsport pada Kamis (11/9), Pengumuman dilakukan menjelang putaran kedua terakhir kejuaraan akhir pekan ini di Misano.
Penyelenggara MotoGP, Dorna dan FIM, menilai MotoE gagal mendapatkan dukungan penggemar yang kuat. Perkembangan pasar sepeda motor listrik performa tinggi juga dianggap masih sangat terbatas.
Baca Juga: Lewis Hamilton dan Max Verstappen Bersaing Akuisisi Tim Independen MotoGP demi Ekspansi Global
Faktor tersebut menjadi alasan utama penghentian kejuaraan balap listrik ini. Belum ada jadwal untuk kemungkinan kembalinya MotoE di masa depan.
Pihak penyelenggara hanya menyebutkan bahwa seri ini akan dipertimbangkan kembali bila teknologi ramah lingkungan lebih rrelevan Hal ini menunjukkan peluang kebangkitan MotoE masih terbuka jika tren pasar berubah.
CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, menyatakan MotoE telah memberi aksi luar biasa selama penyelenggaraan. Ia menekankan pentingnya mendengarkan basis penggemar dan memantau perkembangan industri otomotif.
Menurutnya, keputusan ini merupakan langkah berani demi inovasi dan penyesuaian pasar. MotoE pertama kali diluncurkan pada 2019 sebagai seri pendukung balapan MotoGP.
Seri ini pernah mengalami musibah besar ketika seluruh motor hancur dalam kebakaran saat tes Jerez. Meski demikian, MotoE tetap berhasil melangsungkan debutnya dan menobatkan beberapa juara.
Awalnya, perusahaan Italia Energica menjadi pemasok motor resmi MotoE. Peran tersebut kemudian diambil alih Ducati pada 2023, tahun yang sama saat status kejuaraan dunia diberikan.
Perubahan ini sempat meningkatkan ekspektasi pengembangan balap listrik tersebut. Sebagai pengganti MotoE, MotoGP akan menghadirkan Piala Dunia Harley Davidson Bagger. Seri pendukung baru ini diharapkan memberi warna berbeda bagi penggemar balap motor.
MotoGP tetap menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi di tengah perubahan lanskap otomotif global.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
