Jorge Martin (Dok. Crash)
JawaPos.com - Jorge Martin mengakui perlu meningkatkan agresivitas di putaran pembuka MotoGP setelah kesulitan tampil di Grand Prix Austria.
Dilansir dari laman Crash pada Rabu (20/8), pembalap asal Spanyol itu kehilangan posisi sejak awal balapan meski sempat melesat ke sepuluh besar dari grid ke-14 di Red Bull Ring.
Martin menjelaskan bahwa start balapan berjalan baik, tetapi ia terlalu bermain aman ketika berada di posisi kesembilan. Keputusan untuk menjaga ritme membuatnya justru disalip oleh banyak pembalap hingga kembali ke posisi awal.
Baca Juga: Mohamed Salah Resmi Jadi Pemain Pertama yang Tiga Kali Meraih Penghargaan Pemain Terbaik PFA
Meski berhasil mencatat waktu cepat 1:29,9 pada lap kedelapan, Martin tetap kesulitan menembus kembali ke depan. Ia mengakui minimnya pengalaman bertarung di kelompok tengah membuatnya kehilangan momentum pada dua lap pertama.
Harapan Martin untuk mempertahankan posisi sepuluh besar pupus setelah terjatuh di pertengahan lomba. Beruntung, ia tidak mengalami cedera serius meski jatuh di salah satu titik lintasan paling berbahaya.
Martin menegaskan cedera yang dideritanya di Qatar sudah pulih sepenuhnya. Ia optimistis dapat lebih agresif di lap awal pada balapan berikutnya di Hungaria, yang menjadi debut MotoGP di Sirkuit Balaton Park.
Bersama Aprilia RS-GP, Martin membandingkan proses adaptasinya dengan rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang sukses meraih podium keempat musim ini di Spielberg. Martin menilai performanya akan meningkat jika mampu menjalani sesi kualifikasi lebih baik.
Sejauh ini, hasil terbaik Martin bersama Aprilia adalah finis ketujuh pada MotoGP Ceko di Brno. Ia berharap penambahan jam terbang di lintasan baru seperti Balaton Park akan membantunya mendekatkan diri pada hasil positif di sisa musim ini.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
