Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Agustus 2025 | 04.16 WIB

Pecco Bagnaia Akui Alami Performa Terburuk di MotoGP Austria 2025

Pecco Bagnaia. (Crash)

JawaPos.com – Pecco Bagnaia mengalami mimpi buruk di MotoGP Austria setelah hanya mampu finis di posisi kedelapan pada balapan utama di Red Bull Ring.

Dilansir dari laman Crash pada Senin (18/8), Juara dunia MotoGP dua kali itu mengakui dirinya sangat kecewa usai melihat data performanya yang jauh menurun dibandingkan musim sebelumnya.

Pecck sebenarnya sempat menunjukkan potensi pada awal balapan dengan mengerem lebih cepat dari Marc Marquez dan menjaga jarak pada lap-lap pertama.

Namun, seiring berjalannya lomba, kecepatannya merosot jauh dari performa konsisten yang ia tunjukkan dalam sesi latihan Jumat. Perbedaan besar semakin jelas setelah ia membandingkan catatan tahun ini dengan musim lalu.

“Sejujurnya, saya tidak tahu apa yang terjadi, Saya memulai dengan baik, tetapi tetap lebih lambat dibandingkan lawan di depan saya. Tahun lalu saya bisa lebih cepat 12 detik dan bahkan berpeluang menang. Sekarang rasanya benar-benar aneh.” ungkap Pecco Bagnaia seperti dikutip pada Crash.

Pecco Bagnaia mengaku tidak konsisten sepanjang akhir pekan balapan. Dalam beberapa sesi latihan, ia mampu menjadi yang tercepat dengan kecepatan fantastis, namun performanya justru menurun saat balapan utama hingga finis kedelapan. Kondisi ini membuatnya sulit memahami apa yang salah dengan kendali motornya.

Meski performa Bagnaia menurun, Ducati belum kehilangan kepercayaan terhadap pembalap andalannya itu. Manajer tim Davide Tardozzi dan jajaran kru tetap berusaha membangkitkan kembali rasa percaya dirinya.

“Dia masih pembalap berkualitas. Ini hanya ujian, dan ada sembilan balapan tersisa,” ujar kru Ducati Michael Laverty seperti dikutip Crash.

Mantan pembalap MotoGP, Sylvain Guintoli, menilai hasil Bagnaia di Austria sebagai bencana kecil. Ia menyoroti inkonsistensi performa Bagnaia yang sempat tampil menjanjikan di kualifikasi, namun gagal mempertahankan kecepatan di balapan.

Meski begitu, situasi serupa juga dialami Fabio di Giannantonio, sehingga Ducati dinilai masih perlu melakukan evaluasi besar pada paket motor 2025.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore