Pecco Bagnaia (Dok. Instagram @pecco63)
JawaPos.com – Pecco Bagnaia mengakui masalah pengereman pada motor Ducati GP25 membuatnya kesulitan mempertahankan posisi di lintasan MotoGP 2025.
Dilansir dari laman Crash pada Sabtu (9/8), juara dunia dua kali itu bahkan menyebut dirinya kini menjadi salah satu yang terburuk dalam bertahan dari serangan rival, berbeda dengan musim-musim sebelumnya ketika ia sulit disalip.
Bagnaia mengungkapkan kesulitan ini sudah dirasakannya sejak MotoGP Thailand. Menurutnya, kelemahan pada pengereman memudahkan lawan menyalipnya di tikungan. Ketika mencoba mengerem keras, ia melebar atau disalip dari lintasan lurus.
Sebaliknya, jika mengerem lebih lembut, ia kesulitan berbelok, sehingga terjebak dalam situasi yang sulit diatasi.
Persaingan untuk gelar semakin berat, apalagi Marc Marquez kini hampir tak terkejar di klasemen. Bagnaia menegaskan target realistisnya saat ini adalah mempertahankan rekor finis dua besar di kejuaraan sejak 2021, dengan fokus mengejar Alex Marquez yang berada di posisi kedua klasemen dengan keunggulan 48 poin.
Meski musim ini tidak berjalan sesuai harapan, Bagnaia menilai tanggung jawab ada pada dirinya dan Ducati untuk menemukan solusi.
Sejauh ini, ia baru meraih satu kemenangan di musim 2025. Ia mengakui belum sepenuhnya memahami proyek motor GP25 dan merasa DNA motornya belum sesuai dengan kebutuhannya.
Bagnaia menyebut tujuan tim berubah dari awal musim. Jika sebelumnya fokus untuk merebut gelar juara dunia, kini target bergeser pada memperbaiki performa, mengejar posisi kedua, dan mempersiapkan diri menghadapi musim depan. Ia menegaskan pentingnya bertahan di tengah keterbatasan yang ada.
Dengan sepuluh akhir pekan balapan tersisa, Bagnaia optimistis masih ada peluang untuk memperkecil jarak poin dengan Alex Marquez.
Bagnaia berharap paruh kedua musim dapat menjadi momentum kebangkitan bersama Ducati dalam menyelesaikan masalah pengereman yang menghambat performa.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
