
Andrea Iannone
JawaPos.com - Drama perebutan gelar juara dunia antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo akan diramaikan banyak 'aktor figuran'.
Marc Marquez dan Dani Pedrosa dari Repsol Honda selalu mengancam duo Movistar Yamaha itu dalam memburu poin maksimal. Andrea Iannone, anak ajaib Ducati, sewaktu-waktu bisa menyodok ke podium.
Hasil MotoGP Australia pekan lalu sudah membuktikan kehebatan Iannone. Dia menyalip Rossi pada dua tikungan menjelang finis. Rossi pun harus finis keempat. Membuat gap Rossi dengan Lorenzo kian mepet, pertarungan kian sengit.
Nah, peran serupa sepertinya akan dimainkan Iannone di Sepang. Seperti halnya di Australia, kemarin (23/10) dia menjadi pembalap dengan top speed tertinggi 335 km per jam. Dia unggul jauh dari Lorenzo yang tercepat dengan top speed hanya 326km per jam.
Kegarangan motor Ducati Desmosedici GP15 dalam hal power memang sulit disaingi pembalap Honda dan Yamaha. Dibelakang Iannone, rekan setimnya Andrea Dovizioso menguasai top speed terbaik kedua dengan 333 km per jam. Bahkan pembalap tim satelit, Pramac Ducati, Yonny Hernandez, lebih baik dari Lorenzo dengan 327km per jam.
Top speed saja memang tidak cukup untuk jadi pemenang di MotoGP. Pada klasemen catatan waktu satu lap, Iannone hanya ada di urutan keempat dibelakang Lorenzo, Pedrosa, dan Marquez. Namun, seperti halnya di Australia, setidaknya peluang Iannone untuk naik podium cukup besar.
Kenapa? Dua trek lurus panjang yang terpisah satu tikungan tajam akan mendorong GP15 bak peluru. Kondisi itu lebih ideal bagi Iannone dari pada di Australia.
Karena itu, saat ditanya apakah untuk musim 2016 Iannone menginginkan mesin dengan power yang sedikit dikepras agar Desmosedici lebih lincah, dengan tegas pembalap Italia itu menyatakan 'tidak'.
Dia mengibaratkan power dan kecepatan mesin itu seperti uang.
"Semakin kau menghabiskannya, semakin besar keinginanmu untuk menambahnya," tegasnya.
Tentang peluangnya pada sesi kualifikasi hari ini, rider yang masih tercatat sebagai manusia tercepat di atas motor tersebut tak ingin besar kepala. Dia menyebut hasil latihan Jumat belum bisa dijadikan patokan untuk menyimpulkan kekuatan sebenarnya para pesaing.
"Terlalu pagi untuk itu. Kualifikasi tetaplah kualifikasi dan hari ini (kemarin) baru hari pertama latihan," pungkasnya. (cak/ang/JPG)
Top Speed
1. (4) Andrea Iannone, Ducati 335 km per jam
2. (7) Andrea Dovizioso, Ducati 333

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Kasus Korupsi Sritex, Mantan Dirut Bank Jateng Dituntut 10 Tahun
Sisa 6 Laga Tersisa, Ini Jadwal Persib, Borneo FC, dan Persija di Super League! Siapa yang Jadi Juara
