Lewis Hamilton (Instagram @lewishamilton)
JawaPos.com – Ferrari SF-25 yang dianggap penuh masalah masih memiliki peluang meraih kemenangan pada musim 2025.
Lewis Hamilton, meski sempat pesimis dengan performanya, mendapat keyakinan dari analis dan mantan pembalap bahwa tim Ferrari tetap kompetitif di sirkuit tertentu.
Dilansir dari laman Crash pada Rabu (27/8), performa Ferrari sempat menunjukkan tanda positif melalui Charles Leclerc yang berhasil merebut posisi terdepan di Hungaria.
Baca Juga: Fabio Quartararo Siap Coba Motor Yamaha V4 pada Tes Pascabalap Usai Debut Perdana di Misano
Meski gagal finis podium, peningkatan kinerja mobil setelah pembaruan suspensi dan lantai dianggap memberi harapan baru. Hamilton pun diingatkan bahwa peluang menang bisa datang di Monza dan Singapura.
Jolyon Palmer, mantan pembalap F1, menilai Ferrari masih berpotensi meraih kemenangan grand prix musim ini.
Menurutnya, beberapa lintasan dengan tikungan berkecepatan rendah bisa menguntungkan SF-25, meski ada kendala dalam pengaturan ketinggian mobil. Ia menekankan bahwa performa agresif Ferrari justru menjadi modal untuk bersaing.
Komentator Alex Jacques menambahkan bahwa Ferrari biasanya tampil baik di Monza dan Singapura. Ia menyoroti kelemahan mobil ground-effect yang membuat Hamilton kesulitan beradaptasi, terutama saat kualifikasi.
Namun, Jacques yakin bahwa jika Hamilton mampu menemukan ritme kualifikasi, peluang Ferrari kembali ke papan atas akan terbuka.
Hamilton sendiri tengah berjuang mengembalikan performanya. Meski pernah menjadi pengoleksi pole position terbanyak, regulasi baru membuatnya kesulitan.
Jacques menilai faktor usia juga berpengaruh, namun potensi balap Hamilton tetap ada jika diberikan kesempatan mengoptimalkan mobil di sesi kualifikasi.
Palmer menegaskan bahwa Hamilton masih memiliki kapasitas untuk membawa Ferrari bersaing. Meski musim ini penuh gejolak, pengalamannya dan kolaborasi dengan Leclerc bisa menjadi kombinasi kuat.
Optimisme tetap terjaga bahwa Ferrari tidak hanya sekadar finis kompetitif, tetapi juga berpeluang menutup musim dengan kemenangan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
