Jorge Martin. (Crash)
JawaPos.com – Juara Dunia MotoGP saat ini, Jorge Martin, menyatakan bahwa tidak memiliki referensi apa pun justru bisa menjadi keuntungan baginya pada Grand Prix Hungaria di Balaton Park.
Dilansir dari laman Crash pada Jum'at (22/8), Pembalap asal Spanyol tersebut baru saja menjalani musim penuh tantangan setelah beralih dari Desmosedici milik Pramac Ducati ke Aprilia Racing dengan motor RS-GP.
Dari 13 balapan pembuka musim ini, Martin hanya mampu menyelesaikan satu balapan akibat cedera yang berkelanjutan.
Adaptasi Martin terhadap Aprilia masih berlangsung. Ia mengaku harus mengubah banyak kebiasaan yang terbentuk selama empat musim membela Ducati, mulai dari titik pengereman hingga cara memasuki dan keluar tikungan.
Hal ini membuatnya menilai Balaton Park, yang baru pertama kali digunakan untuk MotoGP, menjadi peluang yang berbeda dibandingkan sirkuit lain.
Menurut Martin, ketiadaan referensi di trek baru justru memudahkannya. Ia merasa dapat lebih mengandalkan intuisi dan perasaan tanpa terbebani oleh pengalaman masa lalu. Hal ini diharapkan membantunya menemukan gaya balap terbaik dengan motor baru.
Meski demikian, Martin menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki ekspektasi khusus terkait hasil di Hungaria. Ia belajar dari pengalamannya di Austria, di mana ambisi yang terlalu besar justru berujung pada dua kecelakaan, termasuk di balapan utama.
Fokus utama Martin saat ini adalah proses adaptasi. Ia menyebut target terpentingnya adalah menemukan batas kemampuan dirinya bersama motor Aprilia, sekaligus memahami aspek teknis yang dibutuhkan untuk meningkatkan kecepatan.
Dengan demikian, Grand Prix Hungaria akan menjadi momen penting bagi Martin untuk menguji kemampuan, membangun konsistensi, serta mencari pijakan baru dalam perjalanannya mempertahankan status sebagai juara dunia di musim yang penuh tantangan ini.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
