Marc Marquez. (Instagram @marcmarquez93)
JawaPos.com – Satu dekade telah berlalu sejak kontroversi musim MotoGP 2015 yang melibatkan Marc Marquez dan Valentino Rossi, namun dampaknya masih terasa hingga kini.
Dilansir dari laman Crash pada Sabtu (2/8), Mantan pembalap MotoGP Italia, Loris Reggiani, menyampaikan pendapat tegas bahwa Marquez seharusnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada dunia balap motor dan para penggemarnya.
Pernyataan ini menyoroti dampak panjang dari konflik yang berujung pada hilangnya gelar juara dunia bagi Rossi.
Konflik antara Rossi dan Marquez memuncak setelah Grand Prix Malaysia 2015, ketika keduanya terlibat tabrakan di lintasan. Akibat insiden tersebut,
Rossi dijatuhi hukuman start dari posisi terakhir pada seri penutup di Valencia, yang membuatnya kehilangan peluang meraih gelar kesepuluhnya.
Rossi dan sebagian penggemar meyakini bahwa Marquez secara sengaja memperlambat ritme balapan di Australia demi menguntungkan Jorge Lorenzo, rival utama Rossi saat itu.
Loris Reggiani menyatakan bahwa meskipun dirinya adalah penggemar Marquez, ia tidak bisa menutupi kekecewaannya terhadap sikap sang pembalap asal Spanyol tersebut.
Reggiani mengakui bahwa Marquez memiliki bakat luar biasa yang tidak bisa disangkal, namun dari sisi kemanusiaan, ia merasa Marquez telah kehilangan banyak hal.
Menurut Reggiani, permintaan maaf tetap diperlukan, sekalipun sudah sepuluh tahun berlalu sejak kejadian.
Reggiani juga mengungkapkan pandangannya mengenai perebutan gelar juara musim 2015. Menurutnya, Valentino Rossi lebih pantas menjadi juara karena tampil konsisten sepanjang musim.
Reggiani menilai Jorge Lorenzo memang meraih kemenangan lebih banyak, namun memanfaatkan situasi kontroversial yang terjadi di akhir musim.
Jika tidak ada intervensi atau insiden yang mencederai sportivitas, Reggiani meyakini Rossi bisa saja menyegel gelar di usia 36 tahun.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
