Jorge Martin. (Crash)
JawaPos.com – Juara dunia MotoGP, Jorge Martin, mengungkapkan bahwa dirinya dapat memahami reaksi negatif yang diterima publik menyusul keputusannya mencoba keluar dari kontrak Aprilia untuk musim 2026.
Dilansir dari laman Crash pada Jum'st (1/8), Martin sempat mengutarakan keinginan tersebut saat dirinya masih dalam masa pemulihan cedera.
Pada Mei lalu, Martin mengunjungi Grand Prix Prancis dan menyampaikan secara langsung kepada pihak Aprilia bahwa ia ingin mengaktifkan klausul performa dalam kontraknya, yang memungkinkan dirinya bebas kontrak pada 2026. Hal ini memicu ketegangan antara kedua belah pihak.
Baca Juga: Massimo Rivola Diduga sebagai Kunci Keputusan Jorge Martin Tetap di Aprilia hingga Kontrak Usai
Dalam beberapa pekan setelahnya, terjadi kebuntuan antara tim Martin dan Aprilia. Pabrikan asal Italia tersebut menyatakan bahwa mereka tetap menghormati kontrak hingga akhir 2025, sementara pihak Martin bersikeras bahwa ia memiliki dasar hukum untuk hengkang lebih awal.
Konflik ini mencapai puncaknya pada Grand Prix Belanda, ketika manajer Martin, Albert Valera, secara terbuka menyebut bahwa pembalapnya telah bebas kontrak untuk 2026. Sebagai tanggapan, Aprilia mengancam membawa masalah ini ke ranah hukum.
Namun menjelang Grand Prix Ceko, Martin memastikan bahwa dirinya akan menyelesaikan kontrak bersama Aprilia hingga akhir musim depan.
Baca Juga: Jorge Martin Kembali Balapan di MotoGP Ceko, Akui Aprilia Kini Terasa Seperti Rumah Sendiri
Martin mengaku tetap mendapat banyak kritik, terutama karena mengaktifkan klausul performa meski jarang membalap akibat cedera.
Martin juga menyatakan bahwa ia tidak terlalu mempermasalahkan kritik dari publik. Ia mengaku melakukan apa yang menurutnya terbaik bagi masa depan dan kehidupannya, dan tetap fokus kepada dukungan dari keluarga serta orang-orang terdekat.
Usai kembali membalap di Grand Prix Ceko dan finis ketujuh dari posisi ke-12, Martin mengaku merasa di rumah bersama Aprilia.
Juru bicara Aprilia sendiri menyayangkan sambutan negatif yang diterima Martin dari media sosial, dan berharap situasi segera membaik.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
