Pembalap Yamaha Pramac Racing, Jack Miller (Dok. Gold and Goose/Motorsport)
JawaPos.com - Pembalap Yamaha Pramac Racing, Jack Miller, berharap dapat memperbaiki kecepatannya di MotoGP Le Mans, Prancis setelah malalui balapan yang sia-sia di MotoGP Qatar dan Jerez.
Walaupun masalah teknis pada motor membuatnya gagal finish di posisi sepuluh besar, namun tes Jerez memuatnya senang karena memperbaiki set-up motor dengan mesin yang sudah di-upgrade.
"Saya sangat senang dengan hal itu. Hampir semua yang kami minta, mereka berikan. Tes ini memberi kami beberapa bagian untuk dikerjakan," kata Miller tentang mesinnya.
Baca Juga: Jelang MotoGP Prancis Le Mans: Misi Marc Marquez Jaga Tradisi Menang Ducati, Pecco Bagnaia Siapkan Perlawanan Sengit
Miller mengaku kecewa dengan hasil di Qatar dan Jerez, menurutnya kedua trek tersebut menjadi kesempatan baginya untuk mendulang poin besar. Meski begitu, pembalap Pramac Racing tersebut menganggap hal itu wajar dan optimis menatap balapan di Le Mans.
"Tentu saja kecewa karena kami memiliki beberapa poin yang kuat, tetapi terkadang itu bisa terjadi pada Anda, terkadang juga pada motor. Ini adalah balap motor, kami akan kembali ke Le Mans dan memberikan yang terbaik," lanjutnya.
MotoGP Le Mans sendiri akan digelar 9-11 Mei 2025, Jack Miller mengaku tidak sabar untuk balapan di trek yang legendaris itu. Pembalap asal Australia tersebut meyakini Yamaha akan memiliki kecepatan yang baik di Le Mans.
"Saya sangat menantikan Le Mans - ini adalah salah satu trek favorit saya di kalender. Atmosfernya luar biasa, dan para penggemar Prancis adalah yang terbaik yang kami dapatkan sepanjang musim," ujar Miller.
Selain motor yang ditungganginya, Miller juga dianggap cukup kuat di sirkuit Le Mans. Mantan rider Ducati itu pernah memenangkan MotoGP Prancis 2021 dan menjadi runner-up pada 2022 saat menunggangi Ducati.
Jack Miller Akan Coba Tiru Data Quartararo
Jack Miller mengaku bangga dengan Fabio Quartararo yang berhasil meraih pole position dan berada di podium kedua di balapan utama hari minggu.
"Fabio menjalani akhir pekan yang luar biasa dengan pole position, lalu menambah kesempurnaan itu dengan podium di hari Minggu. Dia membalap dengan maksimal dan agresif. Saya bangga padanya," ujar Miller.
Ia bahkan mengaku melihat data Fabio Quartararo dan akan mencoba meniru set-up-nya. Hal itu ia lakukan agar kecepatan motornya bisa mendekati Fabio.
"Saya melihat datanya. Saya punya kelebihan dan dia juga punya kelebihan. Saya hanya perlu mencoba dan meniru sebagian dari set-upnya. Itulah alasan, mengapa kami mengubah set-up dengan headstock agar mendekati set-up Quartararo. Perubahan ini bertujuan agar bagian depan lebih stabil," tutupnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
