
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu saat berada di Mabes AD di Veteran, Jakarta.
JawaPos.com - Pengendara sepeda motor yang menabrak pintu masuk Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD), yang berada di Jalan Veteran, Jakarta, bukanlah bagian dari teroris.
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu dalam keterangannya mengklarifikasi bahwa, pengendara sepeda motor yang menabrak itu adalah keluarga yang akan pergi ke Semarang.
"Jadi mereka adalah keluarga dari Kapuk, Jakarta Utara, yang akan pergi ke Semarang untuk menghadapi awal puasa. Tujuan mereka ingin ke Stasiun Senen," katanya, di Mabes AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (14/5).
Ia mengungkapkan, keluarga tersebut adalah suami, J, 42; A, 32, istri J; dan anak perempuannya, L, 3,5 tahun. Dijelaskan ROma, sepeda motor yang dikendarai oleh J, menabrak pagar Mabes AD karena bawaannya yang banyak. Selain itu, J juga sudah ditepuk-tepuk oleh sang istri.
"Jadi suami salah jalan menuju Stasiun Senen. Sang istri menepuk-nepuk punggung suaminya untuk mmeberitahu, bahwa jalan yang dilalui salah. Karena membawa barang bawaan yang banyak, yaitu satu ransel hijau besar dan panjang dan satu ransel hitam kecil. Ditambah istri menepuk-nepuk punggung suami, J kehilangan keseimbangan dan oleng. Lalu kebetulan menabrak Mabes TNI AD," bebernya Kombes Roma.
Ditambah Roma, pengecekan tas dilakukan karena itu merupakan SOP yang ada. Dari pengecekan, diketahui bahwa isi tas adalah pakaian dan pempers anaknya yang akan dibawa ke Semarang.
Dari pantauan JawaPos.com, pengecekan tas dilakukan oleh Tim Gegana. Hal itu dilakukan apakah tas itu berisi bom atau tidak. Setelah dipastikan bahwa tas tersebut bukan berisi bom, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu langsung memberi statement tak lama setelah pengecekan dilakukan.
Terakhir, Roma kembali menegaskan bahwa, keluarga ini memang akan pergi ke Semarang. J, yang bekerja sebagai service AC dan driver Gojek, buru-buru menuju ke stasiun Senen namun salah jalan.
"Mungkin karena suami jarang ke daerah Jakarta Pusat makanya salah jalan. Mereka pulang dengan membawa motornya juga. Sekarang, keluarga ini akan dibawa ke Polres Jakarta Polres untuk dimintai keterangan. Tadi kan soalnya baru keterangan intrograsi lisan saja," tutupnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
