Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Oktober 2017 | 00.54 WIB

JPO di Jakarta Tak Efektif

JPO - Image

JPO

JawaPos.com - Jembatan penyeberangan orang (JPO) seharusnya bermanfaat untuk mempermudah masyarakat untuk menjangkau jalur yang berseberangan. Namun, di beberapa lokasi di Ibu Kota JPO justru diramaikan dengan pedagang asongan dan preman.


Pantauan JawaPos.com, warga lebih memilih untuk langsung menyeberang di bawah JPO. Padahal jalan itu tidak dilengkapi dengan zebra cross. Lebih parahnya lagi, pagar pembatas besi dibengkokkan, sehingga bisa dilalui orang yang menyeberang.


Direktur Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) Indonesia Yoga Adiwinarto mengatakan, hal-hal seperti itu lumrah terjadi. Sebab, lebar jalan yang tidak seberapa sebenarnya masih dapat diseberangi dengan zebra cross.


"Menggunakan zebra cross lebih efektif ketimbang kita membangun JPO. Katakanlah itu hanya dua lajur atau dua arah, itu gak efektif taruh JPO," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Senin (2/10).


Menurutnya, JPO-JPO di Jakarta ini hanyalah kemubaziran saja. Sebab banyak kejadian ketika ada JPO tetapi masyarakatnya merasa kehabisan waktu jika harus lewat atas dan menaiki tangga. Alasan mereka efisiensi waktu.


"Mereka akan nyeberang gitu aja gak lewat JPO. Mungkin kalau ada pagar di tengah-tengah pasti akan dibobol," tandas dia.


"Itu sudah banyak kejadian, bahwa ketika orang mau nyeberang ya dia secepat mungkin harus nyeberang," lanjut peraih gelar master di Transport Planning from Leeds University England itu.


Belum lagi, ketika ada tindak kejahatan yang terjadi di atas JPO. Masyarakat akan semakin menghindari jembatan tersebut. "Mungkin itu (kejahatan) menjadi salah satu faktor juga dimana orang-orang enggan naik JPO," kata Yoga.


Yoga menyarankan, pemerintah lebih baik memperbaiki dan memperbanyak fasilitas zebra cross yang dilengkapi dengan pelican crossing atau pedestrian light controlled, yakni lampu traffic light dengan warna merah yang berarti tidak boleh menyeberang dan hijau yang berarti penyeberang jalan diperbolehkan berjalan.


"Kalau seandainya pemerintah lebih memfasilitasi penyeberangan tanpa JPO, pasang lampu di zebra cross, jelas dari sisi kenyamanan, keselamatan, keamanan dan lebih banyak nilai plusnya," tuturnya.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore