Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 September 2017 | 16.16 WIB

Sepi Pengunjung, STC Bak 'Mal Hantu'

Suasana Sepi di STC Senayan - Image

Suasana Sepi di STC Senayan


Sejumlah pedagang mengaku masih ada pembeli yanng menyambangi toko mereka meski kurang laku. STC Senayan dibangun sejak tahun 2000an sebelum mal premium di sekitarnya beroperasi seperti Senayan City.


Pantauan JawaPos.com, hanya gerai McDonalds yang ramai pengunjung. Gerai lainnya yang masih ramai seperti kedai kopi atau coffee shop.


Ulasan catatan peristiwa di STC Senayan tahun 2014, mal itu sempat diterpa kasus menghebohkan. Kala itu seorang anak bernama Amanda tewas di dalam mal.


Saat itu almarhumah disebut-sebut tersengat listrik karena duduk di antara eskalator dan tersengat kabel neon box.


Namun di luar kasus itu, pengunjung berharap STC Senayan lebih berbenah agar tak kalah dengan mal premium di sekitarnya. Sebab pengunjung tentu lebih menyukai pengalaman (experience) mal kelas premium yang menawarkan fasilitas lebih.


"Tentu saya lebih memilih menyebrang ke Senayan City atau Plaza Senayan karena tenant tokonya lebih banyak barang yang branded jadi saya bisa banyak pilihan. Lalu lebih menarik banyak pilihan kulinernya, wangi dan bersih malnya, dan lebih ramai," kata pengunjung warga Kalibata, Cynthia.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore