
Ilustrasi obat-obatan
JawaPos.com - Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur diketahui memproduksi dan mengedarkan secara bebas obat Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC). Obat yang bikin puluhan orang di Kendari, Sulawesi Tenggara menjadi seperti orang gila.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Yani Wahyu menyebutkan, dalam Perda 8/2017 sudah ditegaskan berbagai ketertiban yang harus ditegakkan. Satu dari sepuluh tertib itu salah satunya soal kesehatan.
Itulah kenapa, Satpol PP berniat untuk melakukan penertiban terkait kabar bahwa Pasar Pramuka ikut mengedarkan PCC. Sesuai aturan, penertiban tersebut harus melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta yakni Dinas Kesehatan.
"Ada Perda tertib kesehatan. Nanti kita akan menggandeng Dinas Kesehatan untuk mengambil langkah-langkah kebijakan agar tidak melebar," ujarnya saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/9).
Pantauan JawaPos.com, keberadaan PCC di Jakarta mulai menghilang pasca insiden di Kendari. Saat itu, puluhan anak-anak dan orang dewasa, mengalami kejang-kejang serta halusinasi usai mengkonsumsi obat itu, bahkan hingga merenggut nyawa.
Meski demikian, kata Yani, kejadian di Kendari tidak akan berpengaruh di Jakarta. "Oleh karena itu, kami akan kerja sama Dinas Kesehatan melakukan penertiban. Kita akan rapatkan dulu dengan instansi terkait khususnya dengan Dinas Kesehatan," pungkas dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto menjelaskan bahwa pil PCC bisa menimbulkan efek samping jika dikonsumsi berlebihan. Pil itu juga terdiri dari beberapa campuran.
"Pil itu kalo terlalu banyak bisa sampai meninggal. Itu kan sama kayak bodrex gitu. Kalau diminum banyak, 10 biji gitu ya pasti (fatal). Itu kan obat penahan sakit. Tapi memang terdiri dari beberapa campuran," jelasnya.
Dia menyarankan, agar meminum obat apapun hanya saat sakit dan perlu saja. Tidak boleh berlebihan, karena obat harus diminum 2-3 kali sesuai dosisnya.
Koesmedi menyatakan bahwa pil tersebut legal dan bukan obat terlarang. Pengawasannya sendiri berada di tangan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
"Pengawasan berada di BPOM. Bukan terlarang. Itu (PCC) legal dengan resep," tandasnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
