
Beberapa koleksi alat musik khas suku Betawi dipamerkan di museum yang berlokasi di Setu Babakan, Jakarta Selatan, Sabtu (29/7).
JawaPos.com - Warga ibu kota kini jangan ragu untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dengan cara sederhana. Jalan-jalan bersama anak-anak daripada harus mengeluarkan kocek mahal, tak ada salahnya berkunjung ke Situ Babakan.
Suasana yang asri, makanan dan minuman Betawi yang enak, ditambah dengan ragam budaya yang tersedia dijamin tak akan membuat pengunjung bosan. Kini, Situ Babakan juga memiliki museum Betawi.
Sebelum diresmikan, pada perayaan Lebaran Betawi kali ini, museum Betawi itu mulai diperkenalkan kepada para pengunjung. Puluhan ribu pengunjung pada pagelaran Lebaran Betawi kali ini begitu antusias saat masuk ke dalam museum itu.
Suasana yang penuh latar belakang sejarah ditambah dengan atmosfer ruangan yang sejuk dan danau atau Situ Babakan yang luas, membuat pengunjungnya betah.
Saat melangkahkan kaki ke dalam, berbagai koleksi ditampilkan. Dari mulai ragam kain batik Betawi, oplet khas si Doel dalam bentuk mini, bemo dalam bentuk mini, sepeda ontel, alat-alat musik tanjidor, peralatan masak warga Betawi tempo dulu, dan lainnya.
"Ini belum kami resmikan, bahkan baru kami kumpulkan menjelang Lebaran Betawi akan digelar. Begitu Pak Gubernur bilang Lebaran Betawi akan diadakan di Situ Babakan dan dihadiri Presiden, maka dalam waktu dua pekan kami kumpulkan koleksinya," kata Kepala UPK PBB (Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi) Rofiqoh Mustafa, Sabtu (29/7).
Namun Rofiqoh masih rendah hati dan menyembut museum itu masih sebatas embrio atau cikal bakal yang akan lebih besar. Dia dan tim masih mengumpulkan berbagai koleksi unik dari tanah Betawi untul menambah koleksi di museum tersebut.
"Ini masih embrio, kami enggak bisa menargetkan kapan akan diluncurkan atau diresmikan. Baru perkenalan dulu karena baru dua minggu persiapannya. Kami masih menjalin komunikasi dengan masyarakat dan tokoh-tokoh Betawi yang hendak menyumbangkan koleksinya untuk museum ini," jelasnya.
Di sekitar museum ada pula berbagai toko Usaha Kecil Menengah (UKM) masyarakat yang menjual berbagai produk Betawi seperti dodol dan bir pletok.
Selain itu, di area museum, ada pula berbagai lukisan salah satunya tiga Gubernur DKI Jakarta dengan periode yang berbeda yakni Sutiyoso, Fauzi Bowo, dan Joko Widodo.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
