
Cagub - Cawagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat.
JawaPos.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta resmi mendukung duet Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. Menurut Tim Pemenangan Ahok-Djarot, dukungan itu sangat bermakna demi kemenangan petahana di putaran kedua.
"Terutama kita tahu PKB merupakan sebuah partai yang berbasis NU, gerakan Islam terbesar di Indonesia," kata Jubir Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni ketika dihubungi, Senin (10/4).
Selain itu, kata Raja, dengan bergabungnya PKB, bisa membuktikan kepada publik bahwa isu-isu terutama tentang penodaan agama Islam dan haram memilih pemimpin nonmuslim tidak lah benar.
Apalagi, Raja berujar bahwa di PKB merupakan partainya para ulama. Sehingga, pertimbangan mengenai keagamaan pun harusnya dilakukan dan alasan mengapa menyematkan dukungan kepada nonmuslim.
Menurutnya, dukungan PKB bakal menjadi kunci kemenangan Ahok-Djarot. "Terutama menyasar kaum atau kelompok swing voters yang masih ragu dengan aspek keagamaan," tuturnya.
Untuk diketahui, DPW PKB DKI Jakarta Minggu (9/4) sore telah secara resmi mendukung pasangan Ahok-Djarot di GOR Ragunan.
Dalam acara Isra Mi'raj PKB sekaligus deklarasi, Ketua DPW PKB DKI Hasbiallah Ilyas mengibaratkan kepala daerah seperti sopir.
"Sedikit cerita, tadi saya jalan dari Pulomas ke Ragunan itu nyasar-nyasar karena sopir saya baru, nggak tahu tuh dia jalan ke Ragunan. Kalau gubernur baru kan nggak tahu juga jalanan. Jadi kita cari sopir itu yang sudah paten sudah mengerti," ujar Hasbi saat menyampaikan kata sambutan.
Di acara deklarasi turut hadir Djarot. Di hadapan kader PKB yang hadir, Hasbi meminta masyarakat untuk tidak main-main dalam memilih gubernur dan wakil gubernur Jakarta untuk periode 2017-2022.
"Jakarta ini miniatur, barometer Indonesia. Wajib hukumnya Jakarta dipegang oleh ahlussunnah wal jamaah," kata Hasbi.
"Pak Djarot ini orang NU asli, dia datang ke pengajian bukan cuma di Pilkada. Waktu jadi wakil gubernur sering keliling sama PKB, itu tanda beliau menghormati kami kaum nahdliyin dan PKB," tutupnya. (uya/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
