Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Februari 2017 | 19.45 WIB

Orang Tua Arum Sebulan Tak Bekerja, Pantau Kasus Kematian Anaknya

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Kasus kematian Tri Ari Yani Puspo Arum (22) masih menjadi tanda tanya. Pihak kepolisian belum juga mengungkap siapa di balik kematian mahasiswi Universitas Esa Unggul itu.

Orang tuanya, Kasim Efendi dan Sri Ratna kini hanya berharap polisi bisa cepat mengungkap kasus itu. Mereka bahkan mesti sering-sering ke kantor polisi untuk menanyakan perkembangan kasus itu.

Kasim Efendi berkata bahwa dia dan istri menjadwalkan untuk terus mencari data terbaru di kantor polisi. "Saya sama istri saya dua kali seminggu pokoknya harus datangi Polsek Kebon Jeruk. Bisa juga ke Polres Jakbar biar tahu perkembangan," ujar Kasim, Kamis (9/2).

Jarak jauh pun harus dia tempuh. Karena memang diketahui kediaman Kasim ada di Kampung Dukuh, Kramatjati, Jakarta Timur. Sedangkan lokasi Arum dibunuh ada di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Namun dia tak mempermasalahkan hal itu. Bahkan, Kasim mengaku sudah satu bulan lamanya tidak bekerja. "Saya satu bulan lebih tidak bekerja. Karena harus mengurus ini itu setelah Arum meninggal," lanjutnya.

Diketahui Arum ditemukan meninggal dunia secara tak wajar di kamar mandi indekosnya di Jalan Kebon Jeruk, pada Senin (9/1), sekitar pukul 09.00 WIB.

Dari hasil autopsi, ada luka tusuk di leher dan luka sayatan di tangan almarhumah. Luka sayatan di tangan dicurigai sebagai bentuk upaya perlawanan. (elf/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore