Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 Agustus 2017 | 01.07 WIB

Pramudi Transjakarta: Koridor 13 Sempit dan Bikin Ngantuk

Pramudi Bus Transjakarta, Fajar Daud di Halte Puri Beta 2, Ciledug, Jumat (25/8). - Image

Pramudi Bus Transjakarta, Fajar Daud di Halte Puri Beta 2, Ciledug, Jumat (25/8).

JawaPos.com - Jalan layang koridor 13 Tendean-Ciledug yang didesain elevated (layang) itu dirasakan sempit terutama saat harus berpapasan dengan bus yang datang dari arah berlawanan. Hal itu diakui Pramudi Bus Transjakarta, Fajar Daud


Fajar mengaku, ketika uji coba koridor 13 beberapa waktu lalu banyak teman-teman pramudi yang merasa pusing melewati jalur elevated yang memiliki banyak tikungan itu.


"Saat papasan sama bus lain (sempit), tapi sekarang sudah biasa. Dulu malah waktu uji coba sopir yang lain berasa pusing katanya, saya sih enggak," ungkapnya kepada JawaPos.com di Pool Bus Transjakarta Puri Beta 2, Jumat (25/8).


Selain itu, jalan layang yang dibuat khusus bus Transjakarta itu membuat jenuh hingga membuat sang sopir terkadang mengantuk. Hal tersebut karena tidak ada kendaraan lain yang melintas serta panjangnya yang mencapai 9,4 kilometer.


"Ini kan gak ada kendaraan lain ya, jadi kadang kita ngikutin jalan lancar sampai ngantuk," kata Fajar yang saat itu mengenakan topi hitam sebagai penangkal sinar matahari.


Dengan track yang sempit, berbelok-belok dan naik turun, sopir hanya bisa stagnan pada kecepatan kira-kira 30 kilometer per jam.


Batas ketentuan kecepatannya, kata Fajar, paling maksimal yakni 40 kilometer per jam sesuai dengan rambu-rambu yang dipasang.


"Kalau di rambu sih maksimal 40 kilometer (per jam), tapi kita 30 (kilometer per jam) aja udah cukup. Kan ada peraturannya juga gak boleh ngebut," kata dia yang berprofesi sebagai sopir bus Transjakarta sejak Januari 2016 lalu.


Fajar menyampaikan harapannya terhadap jalan layang koridor 13 itu, agar dipasangkan tiang-tiang lampu lebih banyak dan segera diberi penerangan.


"Ya semoga cepat ada lampunya, karena sekarang ini cuma bisa sampai jam tujuh (malam) kan. Terus dari arah sini (Ciledug) ke Tendean itu tiang-tiang nyalanya kurang banyak," tuturnya.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore