Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Februari 2018 | 22.49 WIB

Nogogeni dan Sapuangin Akan Berlaga di Singapura

Rektor ITS melucurkan Nogogeni V dan Sapuangin XI Evo 2 di depan Gedung Rektorat ITS. - Image

Rektor ITS melucurkan Nogogeni V dan Sapuangin XI Evo 2 di depan Gedung Rektorat ITS.

JawaPos.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya telah merilis Nogogeni V dan Sapuangin XI Evo 2. Dua mobil balap tersebut akan berlaga di ajang Shell Eco Marathon (SEM) Asia di Changi Exhibition Centre, Singapura, pada Maret mendatang.


Dua mobil masuk dalam urban concept class. Untuk kelas bahan bakar (internal combustion engine), Nogogeni V akan masuk dalam kategori mobil listrik. Sementara Sapuangin XI Evo 2 hadir dalam format kendaraan bermesin bensin.


Rektor ITS Prof. Joni Hermana mengatakan, pihak kampus mendukung penuh atas semua persiapan yang dilakukan tim Nogogeni dan Sapuangin. Dia optimistis kedua tim dapat keluar sebagai juara.


"Karena pada dasarnya tim dari Indonesia itu lebih unggul. Kami sendiri jadi juara selama tujuh tahun. Hanya even tahun lalu saja kami berada di tempat ketiga. Kalah (irit) bahan bakar," kata Joni kepada wartawan di kampus ITS Surabaya, Senin (12/2).


Lawan terberat tim ITS salah satunya kontestan asal Filipina. Beberapa pesaing dari perguran tinggi negeri asal Indonesia juga dirasa berat. Misalnya, tim pesaing dari Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB).


Namun, Joni kembali menegaskan bahwa tim Sapuangin dan Nogogeni sudah melakukan sejumlah penyesuaian dan langkah antisipasi. Antara lain persiapan sejumlah strategi dengan melakukan beberapa perubahan.


Adapun perubahan tersebut adalah hasil evaluasi even tahun lalu. Terutama penyesuaian yang dilakukan pada desain bodi dan mesin. Pada even tahun lalu, mobil Sapuangin masih bermesin diesel.


Saat dikonversi menjadi mesin bensin, kendaraan tersebut memiliki kemampuan jelajah yang lebih jauh. Selain itu, performa mesin juga lebih irit ketimbang saat masih bermesin diesel.


Sedangkan mobil Nogogeni, perubahan dilakukan utamanya pada desain bodi. Ukurannya sudah menyesuaikan perhitungan unsur aerodinamika dan regulasi pertandingan.


"Karena November tahun lalu, kami baru saja ikut kompetisi mobil hemat energi (KMHE). Kami juara umum dan kami optimis menang untuk kejuaraan SEM nanti," ucap Joni.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore