Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Desember 2017 | 18.58 WIB

321 Kebakaran Landa Surabaya Sepanjang 2017

Ilustrasi. - Image

Ilustrasi.

JawaPos.com - Kebakaran masih menjadi momok bagi masyarakat Surabaya. Sepanjang 2017, tercatat ada 321 kebakaran di Kota Pahlawan. Kebakaran tidak hanya menghanguskan 82 rumah dan 14 pabrik. Kobaran si jago merah juga menyasar 225 lahan alang-alang. Total kerugiannya mencapai Rp 18, 209 miliar. (Selengkapnya lihat grafis)


Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya Bambang Vistadi menerangkan, kebakaran yang menimpa rumah umumnya terjadi di perkampungan padat penduduk. "Kalau yang terbakar rumah, pemicunya rata-rata hubungan arus pendek listrik," jelas Bambang kepada JawaPos.com, Kamis (28/11).


Saat melakukan pemadaman api, petugas PMK kerap mendapati kabel yang terkelupas hingga gosong. Kabel-kabel yang usinya sudah renta itu memicu timbulnya percikan api. Selain itu beban listrik juga besar. Satu terminal, biasanya terhubung dengan banyak rangkaian kabel.


Cuaca panas serta embusan angin yang kencang kerap menjadi tantangan bagi petugas PMK saat memadamkan kebakaran. Tak jarang, api cepat merambat besar. "Radiasi api yang biasanya menyebabkan kebakaran merambat," tambah Bambang.


Sebagai gambaran, api membakar satu meter luas bangunan dalam satu menit. Saat memasuki menit kedua, belum tentu luas yang terbakar menjadi 2 meter. "Bisa lebih 4-5 meter. Itu pengaruh radiasi api," papar Bambang.


Beruntung, warga Kota Pahlawan punya tingkat kepekaan yang tinggi dengan tetangga. Mereka kerap bergotong royong untuk melakukan pemadaman awal ala kadarnya. Baik dengan selang, maupun ember-ember plastik.


Di sisi lain, respons petugas PMK untuk mendatangi lokasi kebakaran setelah mendapat laporan begitu cepat. Rata-rata 2-3 menit. Tidak lebih dari lima menit. Sebab, Dinas PMK Surabaya punya pos-pos di hampir setiap kecamatan. "Kami sering, saat datang api pokok sudah padam. Jadi kami tinggal melakukan pembasahan," ungkap Bambang.


Selain rumah, kebakaran juga kerap melanda lahan alang-alang di Surabaya. Bahkan jumlahnya lebih besar. Penyebabnya adalah api terbuka. Mulai karena teriknya cuaca hingga kelalaian manusia seperti membuang puntung rokok.


Kebakaran alang-alang di Metropolis mencapai 50 persen dari total kejadian. "Mayoritas kebakaran alang-alang karena cuaca yang sangat panas. Sering terjadi saat puncak musim kemarau," ulas Bambang.


Berdasarkan catatan PMK, kebakaran alang-alang banyak terjadi mulai Juli. Saat itu, Surabaya mulai memasuki musim kemarau. Kemudian meningkat drastis pada dua bulan berikutnya, yakni Agustus dan September. Saat itulah puncak musim kemarau di Surabaya. Kebakaran alang-alang mulai berkurang saat masuk November. Pada bulan ini, hujan mulai mengguyur ibu kota Jawa Timur.


Untuk meningkatkan pelayanan, Dinas PMK Kota Surabaya berencana menambah satu pos baru tahun depan. Pos tersebut akan dibangun di Mulyorejo. Biasanya kalau ada kebakaran di wilayah tersebut, pos terdekat yang berangkat. Yakni dari pos Menur dan Tambak Rejo. "Kalau di Mulyorejo biasanya butuh sembilan menit responsnya. Mudah-mudahan bisa lebih cepat dengan adanya pos baru tersebut," tutur Bambang.


Menghadapi liburan panjang, Bambang mengimbau agar masyarakat tetap mewaspadai ancaman kebakaran. Terutama bagi mereka yang pergi ke luar kota. Dia berpesan agar masyarakat memperhatikan instalasi listrik dan kompor. "Lepas kabel-kabel, periksa kompor. Kalau perlu pesan ke tetangga untuk mengecek rumah setiap saat," imbau Bambang.


Berikut data kebakaran di Surabaya hingga hingga 27 Desember 2017:


Bangunan perumahan
Januari: 12 rumah
Februari: 3 rumah
Maret: 8 rumah
April: 7 rumah
Mei: 4 rumah
Juni: 6 rumah
Juli: 7 rumah
Agustus: 7 rumah
September: 9 rumah
Oktober: 9 rumah
November: 5 rumah
Desember: 5 rumah
Total: 82 rumah


Bangunan industri
Januari: 1 pabrik
Februari: 5 pabrik
Maret: 2 pabrik
April: Nihil
Mei: 3 pabrik
Juni: Nihil
Juli: 1 pabrik
Agustus: Nihil
September: Nihil
Oktober: 1 pabrik
November: 1 pabrik
Desember: Nihil
Total: 14 pabrik

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore