
KESELAMATAN: Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Wahyu Endrajaya menyosialisasikan program SOS menyambut tahun pelajaran baru di SMAN 1 Sidoarjo.
JawaPos.com – Menyambut pekan pertama masuk sekolah dan tahun pelajaran baru, jajaran Satlantas Polresta Sidoarjo mengadakan road show ke sejumlah sekolah untuk mengampanyekan program Save Our Student (SOS). Yang mendapat giliran (18/7) adalah SMAN 1 Sidoarjo di Jalan Jenggolo.
Di hadapan ratusan siswa baru, Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Wahyu Endrajaya mengingatkan mereka agar tidak membawa kendaraan ke sekolah. Sebab, mereka belum mengantongi SIM. Selain itu, kondisi kejiwaan mereka masih labil sehingga rawan ugal-ugalan dan berpotensi mengalami kecelakaan. ’’Jangan ya adik-adik. Itu bahaya,’’ katanya.
Menurut Wahyu, sosialisasi yang berkelanjutan cukup ampuh memberikan pemahaman kepada pelajar. ’’Yang semula SMP sekarang jadi pelajar SMA. Meski sudah SMA, ada beberapa di antara mereka yang belum cukup umur membawa sepeda motor,’’ lanjutnya. Road show tersebut berlanjut hari ini. Berjalan serentak menyasar SMP dan SMA se-Sidoarjo.
Petugas juga mengimbau pengendara agar tidak mengendarai sepeda motor yang dimodifikasi. Sebab, kendaraan yang tidak standar berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Selain sosialisasi, jajaran satlantas melakukan penindakan di tempat. Dalam sehari itu, total ada 100 pengendara motor yang ditilang. Sebanyak 61 orang di antaranya pelajar di bawah umur yang mengendarai motor. ’’Kami akan terus menjalankan program SOS sampai orang tua dan pelajar di bawah umur sadar,’’ papar Wahyu.
Menurut Edwin, di sekolah Muhammadiyah, MPLS mempunyai nama sendiri. Yakni, Fortasi (forum taaruf dan orientasi peserta didik baru). ”Ada khasnya dengan menambahkan karakter nilai agama Islam,” katanya. Pada tahun ini, tema besar yang diambil tentang kebangsaan. Tujuannya, menanamkan jiwa nasionalis dan patriotisme.
Sementara itu, 156 peserta didik baru di SMA Muhammadiyah 1 Taman mengikuti MPLS dengan apel bersama di lapangan Brimob Polda Jatim di Kecamatan Taman. Mereka mendapat materi terkait dengan wawasan kebangsaan. Yang memberikan materi adalah Kasubbag Renmin Brimob Polda Jatim AKBP Lasiman.
Banyak pengetahuan yang didapat para peserta didik baru. Mulai empat pilar kebangsaan, kedisiplinan, budaya sopan dan hormat kepada siapa pun, budaya saling membantu, menjaga nama baik sekolah, keluarga, negara, menjadi pribadi mandiri, hingga toleransi.
Selain dari Brimob Polda Jatim, jajaran Polsek dan Koramil Kecamatan Taman berkesempatan memberikan materi. Rencananya, kegiatan tersebut berlangsung sampai Kamis (20/7). ’’Dari Polsek Taman besok (hari ini, Red) menyampaikan terkait peranan remaja sebagai generasi penerus perjuangan bangsa yang terhindar dari narkotika,’’ kata Edwin Yoga L., panitia MPLS SMA Muhammadiyah 1 Taman.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
