
Para pria yang digerebek saat berpesta gay
JawaPos.com - Penggerebekan pesta kelompok gay atau Lelaki Suka Lelaki (LSL) di Atlantis Gym and Sauna, Jakarta mengundang reaksi para kelompok Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT). Sejumlah aktivis pembela LBBT menyesalkan tindakan kepolisian yang menggerebek para pengunjung di lokasi tersebut dengan cara tak manusiawi.
Para aktivis LGBT menilai penangkapan ini atas dugaan ‘prostitusi gay’ padahal tak ada kebijakan yang mengatur dan melarang tentang prostitusi gay. Korban diamankan dengan menyita seluruh barang milik korban untuk dijadikan alat bukti. Korban dijerat dengan melanggar Pasal 36 Jo Pasal 10 UU Nomor 4/2008 tentang Pornografi dan Pasal 30 Jo Pasal 4 Ayat 2 tentang penyedia usaha pornografi.
"Korban digerebek, ditangkap dan digiring menuju polres Jakarta Utara dengan ditelanjangi. Para korban diperlakukan secara sewenang-wenang oleh kepolisian setempat dengan memotret para korban dalam kondisi tidak berbusana dan menyebarkan foto hingga viral," tukas Aktivis Pendiri GAYA NUSANTARA, Dede Oetomo kepada JawaPos.com, Senin (22/5).
Dede menilai, cara-cara penangkapan seperti itu menjadi catatan buruk bagi kelompok minoritas gender seksual lainnya. Dede mengecam tindakan polisi dengan cara-cara kekerasan. Semestinya, kata dia, berbagai foto-foto dan data di lokasi itu tidak disebarkan hingga mejadi viral. Sebab menurutnya, ada satu hak yang diusung dan dilupakan yaitu hak memeroleh kenikmatan.
"Ini satu hak yang terlupakan yakni hak atas kenikmatan. Dalam perbuatan seks, prinsipnya adalah saling kesepakatan. Dalam hal ini Indonesia sedang tergelincir makin dalam ke dalam pandangan sexfobik, yang sebelumnya biasa-biasa saja," tukasnya.
Dede juga menyesalkan terjadinya aktivitas penggerebekan oleh polisi. Kecuali jika ada pemaksaan dalam pesta tersebut, atau pemerasan dalam transaksi. Dede justru menilai polisi kurang antusias dalam mengusut perkara pencabulan.
"Harusnya tidak usah juga, tidak usah digerebek. Kecuali ada pemaksaan. Polisi cenderung kurang antusias mengusut perkara perkosaan," tegasnya. (cr1/JPG)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
