
PERALATAN TEMPUR: Kondom dan aneka alat pelumas yang disita polisi dari pesta gay Surabaya sebagai barang bukti.
JawaPos.com - Sebanyak 14 gay ditangkap dan digiring ke mapolrestabes. Ya mereka harus berurusan dengan polisi setelah digerebek sedang berpesta mesum sambil bertelanjang bulat di kamar Hotel Oval Jalan Diponegoro pada Minggu dinihari (30/4).
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Shinto Silitonga menjelaskan penggerebekan itu bermula saat pihaknya mendapatkan informasi adanya Gay Party di Hotel Oval Jalan Diponegoro. Setelah mendapatkan informasi itu, Satreskrim Polrestabes dan Polsek Wonokromo melakukan penyelidikan.
”Hasilnya kami mendapati ada dua kamar yang digunakan untuk pesta, yakni kamar 314 dan 203," ungkap AKBP Shinto, Minggu (30/4).
Tak hanya para gay, polisi juga menyita puluhan kondom dan pelumas yang digunakan sebagai “alat tempur” para gay tersebut. Saat ditemukan, alat-alat tempur itu berserakan di lantai kamar.
Mantan kasatreskrim Polresta Tangerang ini juga menambahkan di kamar 203 terdapat tiga laki-laki. Satu di antaranya adalah Andre, 43. Warga Jombang inilah yang berperan sebagai inisiator Party Gay. Penggelola rental playstation inilah yang memiliki ide untuk membuat undangan yang disebar di grup BBM melalui grup komunitas gay.
"Selain menyebar undangan, tersangka inilah yang menyewa dua kamar di Hotel Oval Jalan Diponegoro," terang Shinto.
Perwira dengan dua melati di pundaknya ini mengatakan selain beragam peran itu, Andre juga yang menentukan tarif untuk mengikuti pesta seks yang diberi nama Pesta XXX ini. Setiap orang dikenakan tarif sebesar Rp 50 ribu hingga Rp 250 ribu. Bahkan untuk menarik peserta dia juga menyediakan bonus bagi peserta yang membawa peserta lima orang.
"Bonusnya berupa gratis satu tiket, sehingga mereka hanya membayar peserta sebanyak empat orang saja, hanya saja pembayarannya harus dilakukan di lokasi," tambahnya. Namun sebelum membayar tarif tersebut, terlebih dahulu peserta seks Gay Party ini terlebih dahulu harus mengkonfirmasi kedatanganya. "Agar semakin menarik, tersangka Andre juga menyediakan kondom gratis bagi para peserta," jelasnya. (yua/no)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
