Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Maret 2017 | 09.20 WIB

Omelan Mertua Hanafi Curi Motor, Vicky Urung Dampingi Istri Melahirkan

TERDESAK: Hanafi (menutup hidung) dan Vicky (kanan) saat digelandang anggota Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya. - Image

TERDESAK: Hanafi (menutup hidung) dan Vicky (kanan) saat digelandang anggota Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya.

JawaPos.com – Perawakannya gendut besar. Saat beraksi, dia tampak galak. Apalagi mengancam para korbannya dengan senjata tajam. Tapi, saat ditanya alasan dia nekat mencuri motor-motor korbannya, Hanafi, 22, malah menangis.


Sembari menutup wajahnya yang meneteskan air mata, Hanafi bercerita bahwa aksi nekatnya karena jengkel. Dia sering diomeli mertuanya karena tidak pernah memberi uang. ''Saya diomeli mertua terus katanya gak pernah ngasih uang,'' ucap pria satu anak itu (11/3) kepada JawaPos.com.


Omelan-omelan mertuanya yang membuat Hanafi gelap mata. Dia nekat berkelompok bersama tujuh kawan untuk mencuri motor. Aksi pidana itu sudah dijalani selama enam bulan belakangan. Yang menjadi korban kejahatan adalah para pelanggan waria di daerah Margomulyo Surabaya.


Tangis Hanafi malah semakin menjadi. Yakni saat ditanya seputar anak dan istrinya. Dia mengaku sangat malu karena memberikan nafkah tidak halal. ''Saya kangen anak sama istri saya,'' ucap pria asal Tambak Genting Dalam itu.


Pelaku lainnya, Vicki Aulia, 26, mengaku bergabung dengan komplotan pencurian dengan kekerasan maupun pencurian dengan pemberatan karena kepepet. Dia membutuhkan uang untuk persalinan istrinya. ''Istri saya hamil tua sekarang. Mau melahirkan,'' aku Vicky.


Nasi telah menjadi bubur. Alih-alih mendampingi sang isitri melahirkan. Vicky malah harus tinggal di hotel prodeo. Saat ini polisi masih memburu tiga pelaku yang masih kabur. Antara lain HA, AN, dan TF.


Dua pelaku lagi berstatus di bawah umur. Mereka adalah Re dan Sa. Saat ini kedunya menjalani tahanan terpisah di tahanan anak.



''Kami sudah tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang) karena berdasarkan pemeriksaan yang kami lakukan, kelompok ini terlibat sepuluh kasus curanmor lainnya,'' tegas Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Shilitonga. (CR4/sep)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore